Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Ekonomi Terbesar Keempat Dunia dalam 25 Tahun

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto saat melantik 1.204 Pamong Praja Muda di IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). (Dok. YouTube Setpres)

Presiden RI Prabowo Subianto saat melantik 1.204 Pamong Praja Muda di IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). (Dok. YouTube Setpres)

SUMEDANG, KABAR PAJAJARAN – Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis Indonesia akan menjelma menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia dalam 25 tahun mendatang. Menurutnya, berbagai proyeksi dari para pakar dunia menunjukkan Indonesia berpotensi melampaui sejumlah negara maju di Eropa, seperti Jerman, Prancis, dan Inggris.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat melantik 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 sebagai Pamong Praja Muda di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (29/7/2026).

“Cita-cita besar itu sudah berada di depan mata. Banyak pakar dunia memperkirakan dalam 25 tahun mendatang Indonesia akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia,” ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden mengajak para lulusan IPDN melihat masa depan Indonesia dengan optimisme. Ia menilai sebagian besar lulusan yang hadir akan memegang peran penting dalam pemerintahan saat proyeksi tersebut menjadi kenyataan.

“Pada 25 tahun mendatang, saudara-saudara yang akan menjalankan pemerintahan. Di antara kalian akan ada yang menjadi gubernur, bahkan mungkin berdiri di podium ini,” katanya.

Prabowo Tekankan Visi Indonesia Maju dan Mandiri

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ingin menjadi negara yang maju, modern, mandiri, dan mampu berdiri di atas kekuatan sendiri.

Ia menilai kedaulatan bangsa harus menjadi fondasi pembangunan nasional. Karena itu, Indonesia harus mampu menentukan arah kebijakan tanpa tekanan maupun intervensi negara lain.

“Kita ingin menjadi bangsa yang berdaulat, tidak diatur, tidak didikte, dan tidak ditipu oleh bangsa lain,” tegasnya.

Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan nasional harus berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Ia ingin seluruh warga Indonesia memperoleh kehidupan yang layak, aman, dan sejahtera.

Menurutnya, setiap warga negara harus memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang memadai, pekerjaan dengan penghasilan layak, serta tempat tinggal yang pantas.

“Tidak boleh ada rakyat Indonesia yang kelaparan. Tidak boleh ada anak yang tidak bisa sekolah. Semua warga harus mendapatkan pelayanan kesehatan saat membutuhkan dan memiliki rumah yang layak,” ujarnya.

Pesan untuk Pamong Praja Muda

Menutup pidatonya, Prabowo mengingatkan para Pamong Praja Muda agar mengabdikan diri kepada masyarakat. Ia menilai keberhasilan pembangunan Indonesia sangat bergantung pada kualitas aparatur negara yang melayani rakyat dengan integritas dan profesionalisme.

Presiden juga mengajak para lulusan IPDN menjaga semangat pengabdian serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh rakyat. ***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Kompas

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru