BANDUNG – Kebakaran melanda gudang penyimpanan rongsokan di Kampung Paseban RT 04 RW 13, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Senin (27/7/2026) sore. Tumpukan plastik dan styrofoam membuat kobaran api cepat membesar hingga menjalar ke semak belukar di sekitar lokasi.
Camat Kutawaringin Mamet Slamet mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Api diduga muncul dari area penyimpanan limbah plastik yang telah dicacah.
Puntung Rokok Diduga Memicu Kebakaran
Mamet menyebut petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Namun, dugaan awal mengarah pada puntung rokok atau sumber api lain yang menyambar limbah plastik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gudang itu menyimpan plastik cacahan dan styrofoam dalam jumlah besar. Material tersebut membuat api cepat membesar dan menghasilkan asap hitam pekat.
“Diduga puntung rokok atau sumber api lain menyulut tumpukan plastik cacahan sehingga kobaran cepat membesar,” ujar Mamet.
Api Menjalar ke Semak dan Perbukitan
Kobaran api kemudian menjalar ke alang-alang di perbukitan yang berada di samping gudang.
Warga bersama personel BPBD segera memadamkan api menggunakan peralatan sederhana. Mereka berhasil menghentikan perambatan api sebelum mencapai area yang lebih luas.
Mamet memastikan kebakaran tidak mengancam permukiman karena gudang berada jauh dari rumah warga.
“Lokasi gudang cukup jauh dari permukiman. Warga dan BPBD bergerak cepat sehingga api tidak meluas,” katanya.
Damkar Langsung Kerahkan Enam Unit
Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung menerima laporan sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas langsung mengirim enam mobil pemadam dari Mako Soreang dan Pos TKI.
Kepala Bidang Pemadaman Disdamkar Kabupaten Bandung Asep Bintang mengatakan pihaknya mengambil langkah cepat karena api berpotensi menyebar ke area yang lebih luas.
“Kami langsung mengirim enam unit untuk mempercepat pemadaman dan mencegah perambatan api,” kata Asep.
Petugas Lakukan Pendinginan
Petugas terus melakukan pendinginan setelah berhasil mengendalikan kobaran api. Limbah plastik dan semak kering masih menyisakan bara di beberapa titik.
Disdamkar berkoordinasi dengan BPBD selama proses penanganan. Satpol PP dan aparat Kecamatan Kutawaringin ikut mengamankan lokasi agar masyarakat tidak mendekat.
Hingga Senin malam, petugas berhasil memadamkan seluruh titik api. Polisi kini menyelidiki penyebab kebakaran. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. ***(Chq)






