Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli 2026, Pertamina Pangkas Harga LPG Nonsubsidi

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Selasa, 14 Juli 2026, untuk penjualan melalui agen resmi di wilayah Pulau Jawa.

PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Selasa, 14 Juli 2026, untuk penjualan melalui agen resmi di wilayah Pulau Jawa.

KABAR PAJAJARAN – PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga LPG nonsubsidi Bright Gas ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg mulai Selasa, 14 Juli 2026. Perusahaan menerapkan harga baru tersebut untuk penjualan melalui seluruh agen resmi di wilayah Pulau Jawa.

Melalui kebijakan ini, masyarakat dapat membeli Bright Gas dengan harga yang lebih murah. Pertamina memangkas harga Bright Gas 12 kg sebesar Rp8.000 per tabung, sedangkan Bright Gas 5,5 kg turun Rp4.000 per tabung.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan mengambil keputusan tersebut setelah melakukan evaluasi harga secara berkala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kitty, Pertamina mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar sekaligus tetap mengikuti mekanisme penetapan harga yang berlaku.

“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” kata Kitty dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Harga Bright Gas Terbaru

Pertamina kini menjual Bright Gas 12 kg seharga Rp220.000 per tabung di wilayah Pulau Jawa. Sebelumnya, perusahaan memasarkan produk tersebut dengan harga Rp228.000 per tabung.

Untuk Bright Gas 5,5 kg, Pertamina menetapkan harga Rp103.000 per tabung. Angka itu lebih rendah Rp4.000 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp107.000 per tabung.

Berikut rincian harga Bright Gas terbaru:

  • Bright Gas 12 kg: Rp220.000 per tabung (turun Rp8.000).
  • Bright Gas 5,5 kg: Rp103.000 per tabung (turun Rp4.000).

Agen resmi Bright Gas di Pulau Jawa mulai menerapkan harga tersebut sejak 14 Juli 2026. Sementara itu, agen di daerah lain dapat menetapkan harga berbeda sesuai ketentuan masing-masing wilayah.

Pertamina Jaga Kualitas Bright Gas

Selain menurunkan harga, Pertamina juga menjaga kualitas Bright Gas agar tetap memenuhi kebutuhan energi rumah tangga.

Kitty menegaskan perusahaan tidak mengurangi standar mutu produk meskipun menyesuaikan harga jual.

“Kami terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati elpiji yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Pertamina berharap kebijakan ini mampu meningkatkan daya saing Bright Gas di pasar LPG nonsubsidi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan harga terbaru, konsumen di Pulau Jawa kini dapat memperoleh Bright Gas 12 kg maupun 5,5 kg dengan biaya yang lebih terjangkau. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru