Matahari Tepat di Atas Mekkah, BMKG Ajak Masyarakat Kalibrasi Arah Kiblat 15-17 Juli 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kabah di Mekkah, Arab Saudi. Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam Gerakan Nasional 1448K Titik Verifikasi Kiblat yang akan digelar pada 15-16 Juli 2026.

Ilustrasi kabah di Mekkah, Arab Saudi. Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam Gerakan Nasional 1448K Titik Verifikasi Kiblat yang akan digelar pada 15-16 Juli 2026.

KABAR PAJAJARAN– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan masyarakat dapat memanfaatkan fenomena Matahari yang berada tepat di atas Mekkah pada 15-17 Juli 2026 untuk memeriksa sekaligus mengkalibrasi arah kiblat secara mandiri.

Fenomena ini berlangsung pada Rabu (15/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026). Pada waktu tertentu, bayangan benda yang berdiri tegak akan menunjukkan arah kiblat dengan tingkat akurasi tinggi.

BMKG menjelaskan, fenomena tersebut terjadi ketika posisi semu Matahari berada di titik zenit Mekkah. Kondisi itu membuat bayangan benda tegak mengarah tepat ke kiblat sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai acuan salat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadwal Pengamatan di Indonesia

Untuk wilayah Indonesia bagian barat dan tengah, pengamatan dilakukan pada 15-17 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.

Sementara itu, masyarakat di Indonesia bagian timur menggunakan fenomena Matahari saat berada di titik antipoda Kabah yang terjadi pada waktu berbeda, yaitu 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT.

Pakar astronomi BRIN Thomas Djamaluddin menjelaskan masyarakat masih bisa melakukan pengamatan sekitar lima menit sebelum hingga lima menit setelah waktu puncak.

Matahari Bukan Tepat di Atas Bangunan Kabah

Thomas menjelaskan secara astronomi Matahari sebenarnya berada tepat di atas Kota Mekkah, bukan persis di atas bangunan Kabah.

Ia menerangkan kemiringan sumbu rotasi Bumi menyebabkan posisi semu Matahari bergerak ke utara hingga sekitar 22 Juni, kemudian bergeser kembali ke selatan hingga sekitar 22 Desember.

Saat lintang Matahari sejajar dengan lintang Mekkah pada pertengahan Juli, Matahari tampak tepat berada di atas wilayah tersebut.

Thomas menegaskan fenomena ini tidak mengubah arah kiblat. Sebaliknya, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memastikan kembali arah kiblat yang sebelumnya ditentukan menggunakan kompas atau perkiraan.

Cara Mengukur Arah Kiblat

BMKG meminta masyarakat menyiapkan tongkat atau benda lurus yang berdiri tegak di atas permukaan datar.

Langkah berikutnya cukup sederhana:

  • Sesuaikan waktu dengan jadwal resmi BMKG.
  • Letakkan tongkat secara tegak lurus.
  • Amati bayangan sekitar lima menit sebelum hingga lima menit setelah pukul 16.27 WIB.
  • Tarik garis dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat. Garis tersebut menunjukkan arah kiblat bagi wilayah Indonesia bagian barat.

BMKG juga menyarankan masyarakat melakukan pengamatan saat cuaca cerah, lokasi tidak tertutup bayangan bangunan, dan menggunakan waktu yang telah disinkronkan dengan jam resmi. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru