Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Taklukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lionel Messi merayakan gol penyama kedudukan saat Argentina bangkit mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Messi menyumbang satu gol dan satu assist untuk membawa Albiceleste melaju ke perempat final menghadapi Swiss. Foto: FIFA.

Lionel Messi merayakan gol penyama kedudukan saat Argentina bangkit mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Messi menyumbang satu gol dan satu assist untuk membawa Albiceleste melaju ke perempat final menghadapi Swiss. Foto: FIFA.

Kabar Pajajaran – Tim nasional Argentina menunjukkan mental juara saat membalikkan ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Kemenangan dramatis tersebut mengantarkan Albiceleste melaju ke perempat final dan menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia.

Mesir justru tampil mengejutkan sejak awal pertandingan. Tim berjuluk Pharaohs mampu memanfaatkan setiap peluang untuk menekan juara bertahan.

Yasser Ibrahim membuka keunggulan Mesir pada babak pertama melalui penyelesaian yang membawa timnya unggul 1-0. Tidak lama berselang, Mostafa “Zizo” Mohamed menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat sehingga skor berubah menjadi 2-0.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Argentina sebenarnya memiliki kesempatan memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum. Namun, Lionel Messi gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti setelah kiper Mesir berhasil menggagalkan tendangannya.

Kegagalan tersebut membuat Argentina menutup babak pertama dalam posisi tertinggal dua gol. Meski demikian, Albiceleste tetap menjaga kepercayaan diri memasuki babak kedua.

Mesir Sempat Dekat dengan Kejutan Besar

Mesir tampil disiplin sepanjang sebagian besar pertandingan. Organisasi pertahanan yang rapi membuat Argentina kesulitan menciptakan peluang bersih.

Keunggulan dua gol memberi kepercayaan diri kepada para pemain Mesir. Mereka beberapa kali mengancam melalui serangan balik yang cepat dan terorganisasi.

Sementara itu, Argentina terus meningkatkan intensitas serangan. Lionel Messi menjadi pusat permainan dengan mengatur tempo sekaligus membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Meski terus menekan, Argentina baru menemukan momentum memasuki 15 menit terakhir pertandingan. Tekanan yang konsisten akhirnya mulai membuahkan hasil.

Cristian Romero memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79. Bek tengah tersebut menyundul bola hasil tendangan bebas Messi untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Gol Romero membangkitkan semangat Argentina. Albiceleste terus menyerang demi mencari gol penyama kedudukan.

Hanya empat menit kemudian, Messi menebus kegagalannya dari titik penalti. Kapten Argentina melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang menggetarkan gawang Mesir dan mengubah skor menjadi 2-2.

Messi Pimpin Kebangkitan Dramatis Argentina

Gol penyama kedudukan membuat pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim berusaha mencari gol kemenangan pada sisa waktu pertandingan.

Argentina akhirnya menyempurnakan comeback pada masa tambahan waktu. Enzo Fernández menyambut umpan Lautaro Martínez dengan sundulan akurat yang mampu menggetarkan jala gawang Mesir.

Gol tersebut memastikan Argentina berbalik unggul 3-2. Para pemain Albiceleste merayakan keberhasilan mereka setelah sempat berada dalam situasi yang sangat sulit.

Lionel Messi menjadi figur sentral dalam kebangkitan tersebut. Meski gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama, ia tetap memberikan kontribusi besar melalui satu gol dan satu assist.

Cristian Romero juga memainkan peran penting dengan gol yang membuka jalan bagi kebangkitan Argentina. Sementara itu, Lautaro Martínez mencatat assist yang berujung pada gol kemenangan Enzo Fernández.

Argentina Tantang Swiss pada Perempat Final

Kemenangan dramatis ini membawa Argentina melaju ke babak perempat final untuk menghadapi Swiss. Albiceleste mempertahankan peluang mereka mempertahankan gelar juara dunia.

Di sisi lain, Mesir harus mengakhiri perjalanan mereka meski tampil impresif sepanjang pertandingan. Mereka nyaris menciptakan salah satu kejutan terbesar pada babak 16 besar setelah sempat unggul dua gol atas juara bertahan.

Seusai pertandingan, kubu Mesir melayangkan protes terhadap beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan tim mereka. Meski demikian, hasil pertandingan tetap memastikan Argentina menjadi tim yang berhak melangkah ke babak berikutnya.

Laga ini kembali menunjukkan karakter kuat Argentina ketika berada dalam tekanan. Mental bertanding yang kokoh serta kualitas individu para pemain menjadi faktor utama di balik keberhasilan membalikkan keadaan.

Bagi Argentina, kemenangan atas Mesir menjadi modal berharga menjelang duel melawan Swiss. Sementara itu, Mesir meninggalkan turnamen dengan penampilan yang tetap layak mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali
Polresta Bandung Perketat Pengamanan 3 Laga Persib di Si Jalak Harupat
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Indonesia Bidik Emas Asian Games 2026 dari Esports dan Panjat Tebing Hari Ini
FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, Pelajar Nonton Gratis
HAORNAS ke-43, Dedi Mulyadi Tekankan Sportivitas dan Kejujuran
Polda Jabar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:39 WIB

TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Polresta Bandung Perketat Pengamanan 3 Laga Persib di Si Jalak Harupat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Indonesia Bidik Emas Asian Games 2026 dari Esports dan Panjat Tebing Hari Ini

Berita Terbaru