BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan sejumlah program untuk menyambut FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin.
Salah satu program tersebut menyasar kalangan pelajar. Pemkab Bandung berencana mengajak anak-anak sekolah menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion Si Jalak Harupat tanpa biaya tiket.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, program tersebut dapat memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi bagi pelajar yang memiliki minat terhadap sepak bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dadang, pengalaman menyaksikan pertandingan internasional secara langsung dapat mendorong generasi muda mengembangkan bakat olahraga, khususnya sepak bola.
“Diharapkan nanti anak-anak sekolah bisa menonton di Si Jalak Harupat pada waktu pelaksanaan nanti FIFA Asian Cup akan dilaksanakan secara gratis. Bahkan akan menyiapkan doorprize,” kata Dadang saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (24/9/2026).
Pemkab Bandung Percepat Persiapan Stadion
Pemkab Bandung juga terus mengejar kesiapan Stadion Si Jalak Harupat sebagai salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026.
Dadang menyebut progres persiapan stadion kini mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Pemerintah daerah masih menyelesaikan beberapa fasilitas untuk mendukung pelaksanaan turnamen.
Pemkab Bandung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan teknis sebelum pertandingan berlangsung.
Dadang menilai status tuan rumah ajang internasional membawa tanggung jawab besar bagi pemerintah daerah. Karena itu, Pemkab Bandung terus memantau setiap kebutuhan penyelenggaraan agar turnamen berjalan lancar.
Pelajar Didorong Kenal Dunia Sepak Bola
Program nonton gratis bagi pelajar tidak hanya bertujuan memenuhi tribun stadion. Pemkab Bandung juga ingin menghadirkan pengalaman langsung bagi generasi muda.
Dadang berharap kesempatan tersebut dapat menumbuhkan minat pelajar terhadap sepak bola. Mereka juga bisa melihat langsung atmosfer pertandingan dengan standar internasional.
Pengalaman itu dapat menjadi motivasi bagi pelajar untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan olahraga sejak usia sekolah.
Pemkab Bandung Buka Peluang bagi UMKM
Pemkab Bandung juga melihat FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar Stadion Si Jalak Harupat.
Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum pertandingan untuk meningkatkan penjualan.
Dadang mengatakan, Pemkab Bandung sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat mengenai penataan lokasi bagi pedagang.
“Saya berharap bahwa pelaku UMKM di sini bisa hadir, bisa berjualan di sekitar Si Jalak Harupat dengan tidak mengganggu ketertiban dan keamanan,” ujar Dadang.
Pemkab Bandung bersama kepolisian akan mengatur zona khusus bagi pelaku UMKM. Pemerintah berharap penataan tersebut dapat menjaga kelancaran arus penonton sekaligus membuka ruang usaha bagi masyarakat.
“Insyaallah kami dengan Pak Kapolda sudah koordinasi bagaimana untuk tempat pelaku UMKM untuk kegiatan-kegiatan ini sehingga ada dampak secara ekonomi,” katanya.
Melalui rangkaian persiapan tersebut, Pemkab Bandung ingin memanfaatkan FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya sebagai ajang olahraga internasional. Pemerintah juga mendorong keterlibatan pelajar serta membuka peluang ekonomi bagi UMKM di sekitar Stadion Si Jalak Harupat. ***(Chq)






