BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) untuk menjunjung tinggi sportivitas serta kejujuran dalam setiap pertandingan olahraga.
Pesan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Sport Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).
Dedi menilai pertandingan olahraga tidak hanya menjadi ajang untuk mencari kemenangan. Menurut dia, kegiatan tersebut juga dapat membentuk sikap disiplin, sabar, ulet, dan mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi Mulyadi Ingatkan Pentingnya Sportivitas
Dedi meminta peserta pertandingan tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Ia menekankan pentingnya sikap fair play dalam setiap kompetisi.
“Jadi atlet kalau pikiran tidak fair, konsumsi obat, tetap saja menderita,” ujar Dedi.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak terpancing emosi ketika menghadapi tindakan yang tidak sportif dari lawan. Dedi mendorong masyarakat menghadapi situasi tersebut dengan sikap tenang.
Menurutnya, olahraga seharusnya menjadi sarana untuk membangun karakter sekaligus menjaga hubungan antarpeserta.
Olahraga Melatih Kesabaran dan Kerja Keras
Dedi mengatakan pertandingan olahraga dapat melatih masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan. Peserta harus belajar menerima kemenangan maupun kekalahan secara sportif.
Ia juga meminta masyarakat tidak membalas kecurangan dengan tindakan emosional.
“Kalau ada yang berbuat curang, hadapilah dengan tersenyum,” kata Dedi.
Selain membangun karakter, Dedi menilai aktivitas olahraga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan tubuh. Kebugaran tubuh, menurut dia, juga dapat mendukung suasana hati dan pikiran yang lebih baik.

Ajak Masyarakat Rutin Berolahraga
Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
Ia menilai kebiasaan berolahraga dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko mengalami berbagai masalah kesehatan.
Dedi sendiri mengaku rutin berolahraga pada pagi hari. Ia menyebut aktivitas tersebut menjadi bagian dari kebiasaannya setiap hari, termasuk berolahraga di sekitar area persawahan.
Selain berolahraga, Dedi mengingatkan masyarakat untuk mencukupi waktu istirahat dan kebutuhan cairan tubuh. Ia juga mendorong masyarakat mendapatkan paparan sinar matahari pagi secara cukup.
Apresiasi untuk Insan Olahraga Jawa Barat
Pada peringatan HAORNAS ke-43, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada para insan olahraga di Jawa Barat.
Ia memberikan perhatian khusus kepada National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang memiliki peran dalam menghimpun, membina, melatih, dan membentuk atlet olahraga disabilitas.
Dedi menilai pembinaan atlet harus terus mendapat perhatian agar Jawa Barat mampu melahirkan atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga.
Peringatan HAORNAS ke-43 diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan olahraga, tetapi juga mendorong masyarakat meningkatkan kebugaran dan menerapkan nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari. ***(cHQ)






