Kabar Pajajaran – Tim Nasional Prancis menutup fase grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Norwegia pada laga terakhir Grup I, Jumat (26/6/2026) waktu setempat.
Les Bleus memastikan diri sebagai juara Grup I dengan raihan sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Norwegia tetap melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup meski menelan kekalahan.
Ousmane Dembele menjadi bintang pertandingan setelah mencetak tiga gol hanya dalam waktu 25 menit pada babak pertama. Penampilan gemilang tersebut menjadi hattrick pertama Dembele di ajang Piala Dunia sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu kandidat peraih Sepatu Emas turnamen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Desire Doue menyumbang gol keempat Prancis pada masa injury time babak kedua.
Dembele Tampil Gemilang dengan Hattrick Cepat
Prancis langsung tampil agresif sejak peluit awal berbunyi. Serangan demi serangan membuat lini pertahanan Norwegia kesulitan mengembangkan permainan.
Dembele membuka keunggulan Prancis melalui penyelesaian klinis setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti.
Norwegia sempat menyamakan kedudukan melalui Thelo Aasgaard. Namun, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama.
Dembele kembali mencetak dua gol tambahan dalam waktu singkat. Ketiga gol itu lahir hanya dalam 25 menit babak pertama.
Catatan tersebut menjadikan Dembele sebagai pemain Prancis ketiga yang mencetak hattrick di putaran final Piala Dunia setelah Just Fontaine dan Kylian Mbappe. Hattrick itu juga menjadi salah satu yang tercepat dalam sejarah kompetisi.
Norwegia Rotasi Pemain Utama
Para pecinta bola sempat memprediksi laga ini menjadi duel antara Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Namun, pelatih Norwegia Stale Solbakken memilih mengistirahatkan sejumlah pemain inti.
Haaland, Martin Odegaard, dan beberapa pemain utama lainnya memulai pertandingan dari bangku cadangan sebagai bagian dari strategi menghadapi fase gugur.
Keputusan tersebut membuat Norwegia menurunkan skuad yang berbeda dibandingkan dua pertandingan sebelumnya. Meski demikian, Solbakken menilai langkah itu penting untuk menjaga kebugaran pemain selama turnamen berlangsung.
Di sisi lain, Prancis juga tampil tanpa pelatih Didier Deschamps. Sang pelatih mendapat izin meninggalkan tim untuk menghadiri pemakaman ibundanya.
Asisten pelatih Guy Stephan memimpin Les Bleus dari pinggir lapangan dan berhasil membawa tim tampil dominan sepanjang pertandingan.
Les Bleus Mantap Tatap Babak Gugur
Memasuki babak kedua, Prancis tetap menguasai jalannya pertandingan. Mbappe beberapa kali menciptakan peluang dan berkontribusi dalam proses serangan meski gagal mencetak gol.
Norwegia memperoleh kesempatan memperkecil ketertinggalan melalui hadiah penalti. Namun, kiper Mike Maignan berhasil menggagalkan eksekusi tersebut sehingga keunggulan Prancis tetap terjaga.
Menjelang laga berakhir, Desire Doue menyundul bola menjadi gol keempat Prancis. Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan itu mengukuhkan Prancis sebagai juara Grup I dengan rekor sempurna. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Swedia pada babak 32 besar.
Sementara itu, Norwegia tetap melanjutkan perjalanan di fase gugur sebagai runner-up grup. Norwegia akan bertemu Pantai Gading pada babak berikutnya.
Selain memastikan posisi puncak grup, kemenangan tersebut semakin menegaskan kedalaman skuad Prancis. Mereka tetap tampil tajam meski Dembele menjadi pusat perhatian dan Mbappe tidak mencetak gol.***(BePe)






