Polisi-TNI Kerahkan 6.088 Personel Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta, Dipastikan Tanpa Senjata Api

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Kabar Pajajaran – Polda Metro Jaya mengerahkan 6.088 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Aparat juga memastikan seluruh petugas tidak membawa senjata api selama bertugas.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan aparat hadir untuk menjaga keamanan sekaligus melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Menurut Budi, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Karena itu, aparat menyiapkan pengamanan agar aksi berlangsung aman dan tertib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan Personel Jaga Sejumlah Titik

Polda Metro Jaya menempatkan personel di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aksi massa. Lokasi tersebut meliputi kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Patung Kuda, dan Cikini Raya.

Budi menjelaskan, pengamanan melibatkan 500 personel TNI, 1.000 personel Korps Brimob, 200 personel bantuan kendali operasi (BKO) Korps Sabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, serta 586 personel Polres Metro Jakarta Pusat.

Aparat bersiaga sejak pagi untuk menjaga situasi tetap kondusif. Mereka juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Polisi Pastikan Pendekatan Humanis

Polda Metro Jaya menegaskan seluruh personel bertugas tanpa membawa senjata api. Kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana yang aman selama aksi berlangsung.

Aparat mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas juga membuka ruang komunikasi dengan peserta aksi untuk mencegah kesalahpahaman di lapangan.

Selain itu, polisi mengimbau mahasiswa agar menyampaikan aspirasi secara damai dan mematuhi aturan yang berlaku.

Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Polda Metro Jaya juga mengantisipasi kemungkinan adanya pihak yang mencoba memanfaatkan aksi mahasiswa untuk memicu kericuhan.

Petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik guna mencegah tindakan provokatif. Polisi berharap seluruh peserta dapat menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.

Budi menegaskan aparat akan mengawal jalannya aksi hingga selesai. Dengan langkah tersebut, polisi berharap demonstrasi berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru