Usai Evaluasi 1,5 Tahun, Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN)

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dadan Hindayana angkat suara setelah dicopot dari Kepala BGN, menyatakan pergantian adalah hak mutlak presiden dan mengucapkan terima kasih kepada Prabowo. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana putra)

Dadan Hindayana angkat suara setelah dicopot dari Kepala BGN, menyatakan pergantian adalah hak mutlak presiden dan mengucapkan terima kasih kepada Prabowo. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana putra)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN– Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional setelah menjalankan evaluasi kinerja selama satu setengah tahun. Dalam keputusan terbaru, Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

Pengumuman pergantian pimpinan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Komunikasi Kepresidenan Muhammad Qodari di Istana Presiden, Selasa (2/6/2026).

Selain mencopot Dadan, Presiden juga mengakhiri masa tugas dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evaluasi Kinerja Jadi Dasar Pergantian

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden mengambil keputusan tersebut setelah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pimpinan BGN sejak lembaga itu berdiri.

Menurutnya, pemerintah menemukan sejumlah catatan yang memerlukan perbaikan agar BGN dapat menjalankan tugas secara lebih efektif.

“Pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan selama sekitar 1,5 tahun. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pertimbangan Presiden untuk melakukan pergantian pimpinan,” ujar Prasetyo.

Ia menambahkan, evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik S Deyang Pimpin BGN

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah langsung mengumumkan susunan pimpinan baru BGN.

Nanik S Deyang kini memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program MBG. Pemerintah juga menunjuk Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Susunan pimpinan baru BGN terdiri dari:

  • Kepala BGN: Nanik S Deyang
  • Wakil Kepala BGN: Agustina Arum Sari
  • Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

Pemerintah berharap kepemimpinan baru mampu mempercepat pembenahan internal sekaligus meningkatkan kualitas layanan program gizi nasional.

Audit Internal Masih Berjalan

Saat menjawab pertanyaan mengenai dugaan penyelewengan dalam jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Prasetyo menegaskan bahwa tim terkait masih menjalankan audit internal.

Ia menyebut pemerintah belum mengambil kesimpulan karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Namun, hasil monitoring dan evaluasi tetap menjadi faktor utama yang melatarbelakangi pergantian pimpinan.

“Pemerintah ingin BGN menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal. Karena itu, evaluasi terus dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan,” katanya.

Dadan Hormati Keputusan Presiden

Mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, menerima keputusan tersebut dan menyatakan pergantian anggota kabinet merupakan kewenangan penuh Presiden.

Dadan juga menyampaikan apresiasi kepada Prabowo karena telah memberinya kesempatan bergabung dalam Kabinet Merah Putih.

Ia mengaku bersyukur dapat terlibat dalam pembangunan fondasi BGN sejak awal pembentukannya. Menurut Dadan, Presiden memiliki pertimbangan terbaik dalam menentukan sosok yang tepat untuk menjalankan program-program pemerintah.

Optimistis Program MBG Tetap Berjalan

Dadan turut menyampaikan ucapan selamat kepada Nanik S Deyang dan jajaran pimpinan baru BGN. Ia meyakini program Makan Bergizi Gratis akan terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pergantian pimpinan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap BGN dapat mempercepat penyempurnaan tata kelola organisasi sekaligus memastikan seluruh layanan pemenuhan gizi berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru