KDM Dukung Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, hadir dalam diskusi kecagarbudayaan tentang Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake digelar di Museum Pajajaran Bogor, Kamis (14/5/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penyusunan kajian akademik untuk memperkuat pemahaman sejarah dan budaya Sunda. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, hadir dalam diskusi kecagarbudayaan tentang Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake digelar di Museum Pajajaran Bogor, Kamis (14/5/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penyusunan kajian akademik untuk memperkuat pemahaman sejarah dan budaya Sunda. Foto: Humas Jabar

Kota Bogor, Kabar Pajajaran – Dedi Mulyadi mendukung penyusunan kajian akademik terhadap Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake sebagai upaya memperkuat pemahaman sejarah dan budaya Sunda secara ilmiah.

Hal tersebut disampaikan KDM dalam Diskusi Kecagarbudayaan bertema Prasasti Batu Tulis dan Makuta Binokasih Sanghyang Pake di Museum Pajajaran Bogor, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, penyusunan kajian akademik diperlukan agar masyarakat memahami kedua artefak tersebut dari sudut pandang sejarah dan ilmu pengetahuan, bukan sekadar dikaitkan dengan hal mistis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Padati Bandung, Puncak Milangkala Tatar Sunda Berlangsung Semarak

“Jadi Batutulis nanti harus ada buku akademiknya, memberikan kajian secara komprehensif, dimulai dari tanggal pembuatan, bahan pembuatan, siapa yang membuat, apa arti tulisannya dan nanti kemudian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake juga sama,” ujar KDM.

Ia menegaskan, Kota Bogor sebagai pusat Kerajaan Pakuan Pajajaran memiliki nilai sejarah besar yang harus dijelaskan secara menyeluruh kepada masyarakat.

KDM berharap kajian akademik tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam penataan ruang, pembangunan, pendidikan, hingga tata kelola kebudayaan di Jawa Barat.

Baca juga: KDM Siapkan Revitalisasi Keraton Cirebon, Pelataran Caruban Bakal Jadi Ikon Baru Kota

Dalam diskusi tersebut, Ahli Epigrafi Titi Surti Nastiti menjelaskan bahwa Prasasti Batutulis dibuat atas perintah Raja Surawisesa untuk mengenang jasa Prabu Siliwangi yang dinilai berjasa menata Kota Pakuan Pajajaran sebagai ibu kota Kerajaan Sunda.

Sementara itu, Ahli Arkeometalurgi BRIN Harry Octavianus Sofian mengungkapkan Mahkota Binokasih memiliki hubungan erat dengan konsep Kosmologi Tritangtu dalam budaya Sunda.

Konsep tersebut menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Harry menjelaskan desain mahkota terbagi dalam tiga unsur utama, yakni Rama, Ratu/Prabu, dan Resi yang melambangkan kepemimpinan spiritual, pemerintahan, dan kebijaksanaan.

Baca juga: Sejarawan Paparkan Jejak Kerajaan Tatar Sunda di Tengah Kirab Mahkota Binokasih

Mahkota Binokasih sendiri disebut sebagai simbol legitimasi kekuasaan raja-raja Sunda yang kemudian diwariskan kepada Kerajaan Sumedang Larang setelah runtuhnya Pajajaran.

Saat ini Mahkota Binokasih disimpan di Keraton Sumedang Larang dan tengah diarak ke sejumlah daerah dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda sebagai bagian dari napak tilas sejarah Pajajaran.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun
Wagub Jabar Optimistis 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026
Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Meriahkan Puncak Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate
Puluhan Ribu Warga Padati Bandung, Puncak Milangkala Tatar Sunda Berlangsung Semarak
Viral Ancaman di Media Sosial, Paguyuban Sunda Muda Minta Pengawalan Hukum untuk Dedi Mulyadi
Menkeu Purbaya Puji Dedi Mulyadi, Nilai Ekonomi Jawa Barat Tumbuh Pesat
Mau Nonton Kirab Budaya di Bandung? Simak Rute, Jam Penutupan Jalan, dan Lokasi Parkirnya
Polda Jabar Soroti Bentrokan Bobotoh dan Jakmania Usai Nobar Persib vs Persija

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Senin, 18 Mei 2026 - 23:36 WIB

Wagub Jabar Optimistis 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 18:57 WIB

Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Meriahkan Puncak Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:30 WIB

KDM Dukung Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:09 WIB

Puluhan Ribu Warga Padati Bandung, Puncak Milangkala Tatar Sunda Berlangsung Semarak

Berita Terbaru

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

Ragam

Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Jawa Barat

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB