Kirab Budaya Tatar Sunda Pecah di Sumedang, Mahkota Binokasih Jadi Magnet Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kirab Budaya Tatar Sunda berlangsung meriah di Kabupaten Sumedang dengan arak-arakan Mahkota Binokasih dan penampilan kesenian dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). Foto: Humas Jabar

Kirab Budaya Tatar Sunda berlangsung meriah di Kabupaten Sumedang dengan arak-arakan Mahkota Binokasih dan penampilan kesenian dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). Foto: Humas Jabar

Kabupaten Sumedang, Kabar Pajajaran – Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung meriah di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026) malam. Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan arak-arakan budaya bertema Binokasih Mulang Salaka.

Kirab dimulai dari kawasan Gedung Negara dan Museum Geusan Ulun menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh sekitar 2 hingga 3 kilometer.

Rangkaian acara diawali iring-iringan berkuda yang dipimpin langsung oleh Dedi Mulyadi. Di belakangnya, tiga kereta kencana turut mengiringi, termasuk kereta yang membawa Mahkota Binokasih sebagai simbol kebesaran budaya Sunda.

Sebagai penutup, kirab semakin semarak dengan penampilan 27 kesenian unggulan dari kabupaten/kota se-Jawa Barat yang memukau masyarakat di sepanjang rute.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Keraton Sumedang Larang atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Terima kasih telah memberi ruang bagi kita untuk bersama-sama mengembalikan karisma mahkota Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Sejarah Kerajaan Sunda Jadi Sorotan, Mahkota Binokasih Simbol Kejayaan Tatar Sunda

Antusiasme Warga dan Pertunjukan Budaya

Kirab yang dimulai pukul 20.00 WIB itu berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Antusiasme warga tetap tinggi hingga titik akhir, yang ditutup dengan pertunjukan seni dan musik tradisional.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, menyebut kirab budaya menjadi bagian dari pembangunan berbasis kebudayaan.

“Melalui kirab budaya ini, masyarakat dapat melihat langsung komitmen pemerintah dalam pembangunan manusia dan kebudayaan, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM,” ujarnya.

Baca juga: Kirab Karnaval Binokasih Meriahkan Milangkala Tatar Sunda, Mahkota Diarak 3 Km di Sumedang

Berlanjut ke Ciamis

Setelah Sumedang, kirab dilanjutkan ke Kabupaten Ciamis pada Minggu (3/5/2026) dengan tema Kawali Mulang ka Diri. Di wilayah ini, Mahkota Binokasih kembali diarak menggunakan kereta kencana dari Alun-alun Kawali menuju Astana Gede Kawali.

Dedi Mulyadi berharap kegiatan Napak Tilas Padjadjaran ini dapat memperkuat pembangunan daerah, termasuk mendorong Ciamis menjadi Kabupaten Galuh.

Ia juga menegaskan komitmennya menjalankan nilai-nilai luhur Sunda dalam kepemimpinan, seperti deudeuhan, welasan, dan asihan.

“Tidak boleh ada rakyat yang sakit yang tidak terobati, tidak boleh ada rakyat yang tidak bisa sekolah,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari warisan leluhur, mulai dari sungai, sawah, hingga kebun.

Kirab Budaya Tatar Sunda ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal di berbagai daerah yang dilalui.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Berita Terbaru