Enam Pelajar Jadi Tersangka Perusakan Fasilitas Publik Saat Kericuhan di Bandung

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok Pendemo Ricuh di Dago Cikapayang, Bakar Pos Polisi, (dok. istimewa)

Sekelompok Pendemo Ricuh di Dago Cikapayang, Bakar Pos Polisi, (dok. istimewa)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN — Polda Jawa Barat menetapkan enam pelajar sebagai tersangka dalam kasus perusakan fasilitas publik yang terjadi di kawasan perempatan Cikapayang–Pasupati, Kota Bandung pada Jumat (1/5/2026) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Hendra Rochmawan mengatakan, polisi menangkap para pelaku tak lama setelah mereka melakukan aksi perusakan sekitar pukul 21.00 WIB. Keenam tersangka berinisial MRN, MRA, RS, MFNA, FAP, dan HIS.

Polisi mengungkap para pelaku membakar satu unit videotron dan Pos Polisi Gatur. Mereka juga merusak fasilitas lalu lintas berupa traffic light di lokasi kejadian. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, penyidik memastikan keenam pelajar tersebut terlibat langsung dalam aksi destruktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka terbukti melakukan tindak pidana pembakaran, penghasutan, dan perusakan secara bersama-sama,” ujar Hendra dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Petugas menyita sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka. Polisi menemukan dua bom molotov, bahan bakar bensin, serta atribut kelompok tertentu berupa bendera dan stiker. Penyidik telah mengidentifikasi peran masing-masing pelaku dalam aksi tersebut.

Menurut Hendra, beberapa tersangka menyiapkan bom molotov, sebagian lainnya melakukan pelemparan, dan ada pula yang bertindak sebagai provokator di lapangan.

Saat ini, tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar terus mengembangkan penyelidikan. Polisi menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta mengekstraksi data dari ponsel para tersangka untuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam kericuhan tersebut. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya
Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Berita Terbaru