KAI Minta Maaf atas Insiden di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Jadi Prioritas

Selasa, 28 April 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, KABAR PAJAJARAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.

Dalam keterangan resmi yang dirilis pada 27 April 2026, KAI mengakui kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini, perusahaan menegaskan bahwa seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang, awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan.

“Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin,” tulis manajemen KAI dalam rilisnya.

KAI juga menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan operasional perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan memastikan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan situasi di lokasi kejadian. Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui media sosial KAI121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau Call Center 121.

KAI berharap proses evakuasi dan penanganan dapat berjalan lancar sehingga layanan perjalanan kereta api dapat kembali normal secepatnya. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru