BANDUNG, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat penanganan sampah selama periode libur Lebaran 2026. Langkah ini diambil menyusul peningkatan volume sampah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pihaknya memprioritaskan pengangkutan sampah yang menumpuk di ruas-ruas jalan. Untuk itu, Pemkot mengerahkan armada dan petugas guna melakukan pengangkutan secara berkala setiap tiga jam.
“Selama tiga hari ini, kami fokus pada pengangkutan sampah di jalan. Pengangkutan kami lakukan setiap tiga jam,” ujar Farhan, Sabtu (21/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penanganan Disesuaikan Kapasitas
Farhan menjelaskan, proses pengangkutan tidak dapat dilakukan sekaligus dalam waktu singkat. Pemerintah harus menyesuaikan dengan kapasitas armada serta ketersediaan tempat penampungan sementara.
Selain itu, Pemkot juga masih menunggu pembukaan kembali kuota pembuangan ke TPA Sarimukti. Karena itu, distribusi sampah ke TPS dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi penumpukan berlebih.
Partisipasi Warga Jadi Kunci
Di tengah keterbatasan tersebut, Farhan menilai partisipasi masyarakat sangat membantu. Ia mengapresiasi warga yang telah melakukan pemilahan sampah, terutama di kawasan Cigondewah yang dikenal aktif dalam pengolahan limbah plastik.
Menurutnya, keterlibatan warga mampu mengurangi beban pengangkutan sekaligus mempercepat proses pengolahan sampah.
Imbauan Pilah Sampah dari Rumah
Pemkot Bandung juga mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari sumbernya, khususnya sampah organik dapur (SOD). Langkah ini dinilai efektif untuk menekan volume sampah yang harus diangkut ke TPS.
Farhan menambahkan, petugas kewilayahan akan membantu proses pemilahan serta memastikan pengelolaan sampah berjalan dengan baik di tingkat lingkungan.
Peran Wilayah Diperkuat
Lebih lanjut, Farhan meminta camat dan lurah untuk meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya pengolahan sampah organik di tingkat kelurahan guna mencegah penumpukan.
“Wilayah tidak bisa hanya mengandalkan TPS. Pengolahan sampah harus dilakukan secara maksimal di tingkat kecamatan dan kelurahan,” tegasnya.
Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran
Pemkot Bandung memprediksi lonjakan volume sampah akan terus terjadi selama libur Lebaran. Oleh karena itu, pemerintah mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menjaga kebersihan kota tetap terjaga.
Upaya ini diharapkan mampu mencegah penumpukan sampah sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat selama merayakan Hari Raya. *** (Chq)
















