BANDUNG, Kabar Pajajaran – Warga Cluster Pinus, Bumi Adipura, merayakan hari kemenangan dengan melaksanakan Sholat Idul Fitri yang khidmat. Ibadah ini dipimpin oleh KH. Kiki Murtakillah, S.Ag.,M.Ag, yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.
Filosofi Lima Takbir dan Salat Lima Waktu
Dalam tausiahnya, Ustadz Kiki Murtakilah mengupas rahasia di balik lima kalimat takbir yang sering dikumandangkan umat Muslim. Beliau menjelaskan bahwa lima takbir tersebut merupakan simbol dari salat lima waktu—Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan Subuh—yang menjadi kunci utama untuk memuliakan Allah SWT serta mendapatkan tempat istimewa di hadapan-Nya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Refleksi Surah Ar-Rahman: 31 Kali Pengingat Nikmat
Khatib juga mengajak jamaah merenungi pesan mendalam dari Surah Ar-Rahman. Dalam surah ini, Allah SWT mengulang satu ayat sebanyak 31 kali sebagai pengingat keras sekaligus kasih sayang bagi hamba-Nya:
“Fabiayyi ala-i Rabbikuma tukadziban”
(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?)
Ustadz Kiki menekankan bahwa orang yang telah mendapatkan hidayah Allah akan menjadi ahli ibadah yang selalu merasakan kenikmatan dalam setiap amalannya. Ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, hingga berzikir tidak lagi menjadi beban, melainkan bentuk syukur atas nikmat yang tak terhitung jumlahnya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Panitia Pengumpul Zakat Cluster Pinus melaporkan hasil donasi warga yang telah disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gedebage, Majalaya, dan Bandung Timur.

Melalui pelaksanaan Sholat Id dan penyaluran zakat ini, warga Cluster Pinus diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Sang Pencipta (hablum minallah) dan hubungan harmonis antar sesama manusia (hablum minannas). ***(Chq)






