Kanada Gandeng Pemprov Jabar Tekan Anemia Remaja Putri, Program Suplemen Darah Jadi Andalan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton meninjau program pemberian suplemen penambah darah bagi remaja putri di SMPN 43 Kota Bandung, Jumat (13/3/2026). Program ini merupakan kolaborasi Kanada dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menekan angka anemia pada remaja putri. Foto: Humas Jabar

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton meninjau program pemberian suplemen penambah darah bagi remaja putri di SMPN 43 Kota Bandung, Jumat (13/3/2026). Program ini merupakan kolaborasi Kanada dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menekan angka anemia pada remaja putri. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kanada bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan kesehatan dan nutrisi remaja putri di Jawa Barat, khususnya melalui program pemberian suplemen penambah darah.

Hal tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, yang berlangsung selama tiga hari di Kota Bandung. Dalam kunjungan tersebut, Dutton sempat bertemu dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan pada hari pertama.

Pada hari terakhir kunjungannya, Dutton meninjau langsung pelaksanaan program pemberian suplemen penambah darah bagi remaja putri di SMP Negeri 43 Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Wagub Erwan Melepas 3.000 Peserta Mudik Gratis Jabar 2026 dari Terminal Leuwipanjang

Menurut Dutton, kerja sama antara Kanada dan Indonesia dalam program ini bertujuan memastikan remaja putri mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama pada masa pubertas yang sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan mereka.

“Senang dapat bekerja sama dalam peningkatan gizi dan nutrisi remaja putri. Memastikan anak Indonesia tumbuh kembang dengan baik,” ujar Dutton, Jumat (13/3/2026).

Ia menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik sangat penting bagi remaja, terutama karena banyak remaja putri yang mengalami anemia.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Emma Rahmawati, menjelaskan bahwa program pemberian suplemen penambah darah sebenarnya telah berjalan sejak 2006.

Baca juga: Cek Jalur Mudik Sebelum Berangkat! Kini Bisa Pantau 1.351 CCTV Jalan Lewat mudik.pu.go.id

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Nutrition International yang membantu dalam pemetaan, pengawasan, serta evaluasi pelaksanaannya.

“Berdasarkan hasil riset tahun 2018, angka anemia pada remaja putri di Jawa Barat mencapai 41,93 persen. Dengan dukungan dari Nutrition International, pada tahun 2023 angkanya berhasil turun menjadi sekitar 36 persen,” jelas Emma.

Program ini terus dilanjutkan setiap tahun melalui berbagai inisiatif, di antaranya program Generasi Emas Bebas Anemia dan Zero New Stunting.

Selain pemberian suplemen, penguatan program juga dilakukan melalui pembentukan kader kesehatan remaja di sekolah yang dikenal sebagai duta kesehatan berkarakter Pancawaluya.

SMP Negeri 43 Kota Bandung menjadi salah satu sekolah percontohan dalam program tersebut. Setiap sekolah ditargetkan memiliki minimal dua kader kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan.

Baca juga: THR PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Segera Cair, Anggaran Rp12 Miliar Disiapkan

Kepala SMPN 43 Kota Bandung, Elis Rahmawati, mengatakan bahwa pemberian suplemen penambah darah kepada siswi telah dilakukan secara rutin sejak 2018, terutama bagi siswi yang sedang mengalami menstruasi.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang pernah dilakukan terhadap 160 siswi, sebanyak 30 di antaranya menunjukkan gejala anemia.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk menurunkan angka kejadian anemia pada remaja putri,” ujarnya.

Elis berharap kerja sama antara Nutrition International, Dinas Pendidikan, serta pemerintah daerah dapat semakin memperkuat program ini sehingga para remaja dapat tumbuh sehat, fokus belajar, dan meraih prestasi.***(Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Modus Relasi BGN, Penjualan Titik SPPG Bodong Rugikan Korban Miliaran Rupiah
Polda Jabar Selidiki Konten “Teror Pocong” Viral yang Resahkan Warga
Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional
Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Juara Super League 2025/2026
Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:05 WIB

Modus Relasi BGN, Penjualan Titik SPPG Bodong Rugikan Korban Miliaran Rupiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Selidiki Konten “Teror Pocong” Viral yang Resahkan Warga

Senin, 25 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung

Senin, 25 Mei 2026 - 19:44 WIB

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah

Berita Terbaru