KDM Turun ke Pamarican! 170 KK Korban Banjir Langsung Terima Rp5 Juta, Sisanya Menyusul

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan warga korban banjir di Aula Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026), sekaligus menyerahkan bantuan Rp5 juta per kepala keluarga yang disalurkan langsung ke rekening penerima tanpa potongan. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan warga korban banjir di Aula Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026), sekaligus menyerahkan bantuan Rp5 juta per kepala keluarga yang disalurkan langsung ke rekening penerima tanpa potongan. Foto: Humas Jabar

Kabupaten Ciamis, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan bantuan Rp5 juta per kepala keluarga (KK) kepada korban banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citalahab di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026).

Setibanya di Aula Desa Sukahurip, KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—langsung berdialog dengan warga terdampak yang telah menunggu sejak pagi. Dalam kesempatan itu, ia memastikan bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima.

Sebanyak 170 KK dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi dan langsung diproses menerima bantuan. Sebelumnya, Bupati Ciamis mengusulkan 250 KK sebagai penerima bantuan. Namun setelah diverifikasi, 80 KK belum memenuhi kriteria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Herman Suryatman Beberkan Data Mengejutkan: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,85%, Saatnya Transformasi Total Birokrasi!

Meski demikian, KDM memastikan 80 KK tersebut tetap akan mendapatkan bantuan susulan yang dijadwalkan cair pada Jumat (27/2/2026).

“Yang 80 KK tetap saya proses bantuannya. Mudah-mudahan dua hari selesai, hari Jumat diserahkan susulannya,” ujar KDM.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan harus diterima secara utuh tanpa potongan dalam bentuk apa pun.

“Tidak boleh ada alasan meminta biaya administrasi. Harus utuh Rp5 juta,” tegasnya.

Baca juga: Puluhan Siswa di Cimahi Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis, 24 Pelajar Dilarikan ke Rumah Sakit

Banjir terjadi pada Senin (23/2/2026) akibat meluapnya Sungai Citalahab dan menggenangi dua desa, yakni Bangunsari dan Sukahurip. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan sawah milik masyarakat terendam hingga mengalami puso.

Dua hari setelah kejadian, sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing. Satu unit rumah yang rusak di Desa Sukahurip telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan penanganan dampak banjir terus dipantau, termasuk pemulihan infrastruktur dan lahan pertanian warga terdampak.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru