Herman Suryatman Beberkan Data Mengejutkan: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,85%, Saatnya Transformasi Total Birokrasi!

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman saat membuka Forum Perangkat Daerah Setda Provinsi Jawa Barat di Aula Repeh Rapih Gedung Sate Bandung, Rabu (25/2/2026), menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM untuk mendorong transformasi total birokrasi dan percepatan pembangunan daerah. Foto: Humas Jabar

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman saat membuka Forum Perangkat Daerah Setda Provinsi Jawa Barat di Aula Repeh Rapih Gedung Sate Bandung, Rabu (25/2/2026), menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM untuk mendorong transformasi total birokrasi dan percepatan pembangunan daerah. Foto: Humas Jabar

Kota bandung, Kabar Pajajaran – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mendorong transformasi total birokrasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut disampaikannya saat membuka Forum Perangkat Daerah Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Barat di Aula Repeh Rapih, Gedung Sate, Bandung, Rabu (25/2/2026).

Menurut Herman, di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan periode 2025–2030, Jawa Barat berada dalam momentum strategis untuk menjadi provinsi paling maju, sejahtera, dan berdaya saing di Indonesia.

“Lembur diurus, kota ditata. Jawa Barat sedang berada di era yang sangat menentukan. Ini momentum besar untuk mengantarkan Jawa Barat menjadi provinsi termaju di Indonesia,” tegas Herman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Puluhan Siswa di Cimahi Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis, 24 Pelajar Dilarikan ke Rumah Sakit

Ekonomi Tumbuh di Atas Nasional

Herman memaparkan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,85 persen (year on year), melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,39 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga, investasi, serta kinerja ekspor-impor.

Lebih lanjut, ia menyebut realisasi belanja daerah Pemprov Jabar pada 2025 menjadi yang tertinggi di Indonesia. Bahkan, sisa kas daerah di akhir tahun hanya Rp500 ribu.

“Ini bukti belanja pemerintah dilakukan secara agresif dan terukur. Bukan autopilot, tapi hasil kerja keras seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Baca juga: Pemdaprov Jabar Siapkan 60 Posko Mudik dan 19 DRU, Pastikan Perjalanan Lebaran 2026 Aman

Kepuasan Publik 95,5 Persen

Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Dedi Mulyadi mencapai 95,5 persen. Sementara itu, kinerja birokrasi pemerintah berada di angka 72,91 persen—naik signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, Herman mengingatkan bahwa capaian tersebut harus berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Data BPS per November 2025 mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Barat sebesar 6,66 persen dan tingkat kemiskinan 6,78 persen. Pemprov Jabar menargetkan penurunan minimal 0,5 hingga 1 persen setiap tahun.

Baca juga: Wagub Erwan Dorong Japnas Jabar Jadi Mentor UMKM, Perkuat Ekonomi Daerah

Reformasi Harus Inovatif dan Terukur

Pada forum bertema Penguatan Kebijakan Pemerintahan dalam Mewujudkan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Tata Kelola Pembangunan itu, Anggota Komisi I DPRD Jabar, Sugianto Nangolah, menekankan pentingnya akselerasi kebijakan yang inovatif dan transformatif.

Menurutnya, sinergi perencanaan menjadi kunci agar setiap program pembangunan memiliki indikator kinerja yang jelas, berbasis data, serta berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Reformasi birokrasi, lanjutnya, harus diarahkan pada peningkatan kapasitas aparatur agar adaptif terhadap perubahan dan tantangan pembangunan ke depan.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah
Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026
Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV
Ramaikan GIIAS Bandung 2026, Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen
Pemprov Jabar Kirim 100 Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Selasa, 15 September 2026 - 08:00 WIB

Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil

Senin, 14 September 2026 - 06:14 WIB

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan

Minggu, 13 September 2026 - 19:00 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB