Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Mulai 00.00 WIB Usai Erupsi Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terminal 3 Soekarno Hatta. (Foto : Istimewa)

Terminal 3 Soekarno Hatta. (Foto : Istimewa)

TANGERANG – Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali melayani penerbangan pada Selasa (8/9/2026) pukul 00.00 WIB.

Sebelumnya, bandara di Tangerang, Banten, menghentikan operasional akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, memastikan layanan penerbangan kembali berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehubungan dengan kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali melayani operasional penerbangan,” kata Yudistiawan, Selasa.

Penumpang Diminta Cek Jadwal Penerbangan

Yudistiawan meminta calon penumpang mengecek jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara.

Penumpang juga perlu memantau status penerbangan melalui kanal resmi maskapai.

Langkah ini penting untuk mengantisipasi perubahan jadwal selama masa penyesuaian operasional.

“Untuk informasi kebandarudaraan, silakan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172,” ujar Yudistiawan.

Pihak bandara juga meminta maaf atas gangguan perjalanan yang mungkin dialami penumpang.

Pengelola bandara mengapresiasi pengertian dan kerja sama seluruh pengguna jasa.

Tiga Bandara Kembali Beroperasi

Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama Soekarno-Hatta juga mengumumkan pembukaan kembali operasional penerbangan.

Kementerian Perhubungan menyampaikan informasi serupa melalui kanal resminya.

Selain Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Husein Sastranegara juga kembali beroperasi.

Ketiga bandara tersebut mulai melayani penerbangan pada Selasa pukul 00.00 WIB.

Namun, kondisi operasional tetap mengikuti aturan keselamatan penerbangan.

Otoritas kembali mengingatkan penumpang untuk mengecek status penerbangan sebelum menuju bandara.

Soekarno-Hatta Sempat Tutup akibat Abu Vulkanik

Sebelumnya, pemerintah memperpanjang penutupan Bandara Soekarno-Hatta hingga Senin (7/9/2026) pukul 24.00 WIB.

Keputusan itu muncul setelah erupsi Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik di wilayah sekitar.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan alasan perpanjangan penutupan tersebut.

Menurut Dudy, pemerintah perlu memastikan kondisi landasan pacu tetap aman.

Pemerintah juga harus memastikan armada pesawat terbebas dari paparan debu vulkanik.

Karena itu, pemerintah tidak ingin terburu-buru membuka kembali ruang udara.

Pemerintah akan mengutamakan standar keselamatan sebelum membuka seluruh layanan penerbangan.

Penumpang Tetap Perlu Waspada

Kembalinya operasional Bandara Soekarno-Hatta membantu penumpang melanjutkan perjalanan.

Meski begitu, penumpang tetap perlu memantau perkembangan kondisi penerbangan.

Maskapai dapat mengubah jadwal penerbangan sesuai kondisi operasional dan faktor keselamatan.

Calon penumpang sebaiknya mengecek informasi terbaru sebelum berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Dengan langkah tersebut, penumpang dapat mengurangi risiko perubahan jadwal atau gangguan perjalanan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru