Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyoroti persoalan kemacetan yang masih menjadi tantangan utama Kota Cimahi. Menurut Erwan, Pemkot Cimahi perlu segera menangani masalah tersebut agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar pada masa depan.
Erwan menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi di Gedung DPRD Kota Cimahi, Minggu (21/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Erwan menilai pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat menjadi salah satu faktor yang memicu kepadatan lalu lintas di Kota Cimahi. Kota yang dihuni sekitar setengah juta penduduk itu kini berkembang pesat sebagai kawasan penyangga ibu kota Provinsi Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah strategis agar perkembangan ekonomi tetap berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.
“Kemacetan harus kita antisipasi bersama. Jangan sampai menjadi bencana bagi anak cucu kita,” kata Erwan.
Ia menambahkan bahwa kemacetan tidak hanya berdampak pada mobilitas warga. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan tingkat polusi udara serta memicu stres dalam kehidupan sehari-hari.
Kemacetan Jadi Tantangan Utama Kota Cimahi
Erwan menegaskan bahwa persoalan lalu lintas memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, penyelesaian kemacetan harus menjadi agenda bersama antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan masyarakat.
Seiring bertambahnya jumlah kendaraan, kebutuhan infrastruktur transportasi juga terus meningkat. Oleh sebab itu, perencanaan pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan mobilitas warga.
Selain memperbaiki sarana jalan, pemerintah perlu mencari solusi jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat tetap terjaga di tengah pertumbuhan kota.
Erwan mengingatkan bahwa dampak kemacetan tidak hanya dirasakan saat ini. Persoalan tersebut dapat menjadi beban bagi generasi mendatang jika Pemkot Cimahi tidak segera menanganinya.
Menurutnya, semua pihak harus mewaspadai peningkatan polusi udara agar tidak menjadi ancaman bagi masyarakat. Di sisi lain, tekanan psikologis akibat kemacetan juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat.
Karena alasan itu, Pemkot Cimahi juga perlu melakukan upaya penanganan kemacetan secara terukur dan berkelanjutan.
Pemprov Jabar Siap Dukung Solusi Infrastruktur
Dalam peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi, Erwan menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Pemprov Jabar dapat mewujudkan dukungan tersebut melalui bantuan keuangan bagi pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah. Selain itu, Pemprov Jabar juga siap mendukung upaya peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD.
Menurut Erwan, penguatan PAD penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan secara berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah perlu menggali berbagai potensi ekonomi dan memanfaatkannya secara optimal.
Melalui kolaborasi yang kuat, pemerintah daerah dapat mengatasi berbagai tantangan pembangunan dengan lebih efektif. Dengan demikian, Kota Cimahi dapat terus berkembang sebagai daerah yang kompetitif dan nyaman untuk dihuni.
Ia berharap sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi semakin erat pada masa mendatang. Erwan menilai kererja sama tersebut penting untuk mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Erwan Bangga Menjadi Saksi Perjalanan Cimahi
Pada kesempatan itu, Erwan juga mengenang kedekatannya dengan Kota Cimahi. Ia mengungkapkan pernah menjadi warga Cimahi dan memiliki KTP Kota Cimahi pada periode 2000 hingga 2003.
Pengalaman tersebut membuatnya menyaksikan langsung proses transformasi Cimahi dari kota administratif menjadi daerah otonom.
“Saya pribadi merasa bangga pernah ber-KTP Cimahi tahun 2000 sampai 2003,” ujarnya.
Menurut Erwan, perjalanan selama 25 tahun menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Kini, Cimahi telah tumbuh menjadi kota penyangga ibu kota Provinsi Jawa Barat yang maju, aman, dan mandiri.
Ia menilai berbagai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat.
Oleh karena itu, momentum Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi perlu menjadi bahan refleksi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh. Erwan berharap Cimahi mampu menjadi kota yang semakin kuat, unggul, dan istimewa pada masa mendatang.
Selain merayakan pencapaian yang telah diraih, peringatan hari jadi juga menjadi kesempatan untuk menyusun langkah pembangunan yang lebih terarah. Dengan semangat kolaborasi, ia berharap Kota Cimahi mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan dan terus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.***(Nalika)





