Dedi Mulyadi Optimistis Investasi dan Kawasan Industri Baru Tekan Dampak PHK di Jabar

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan kepada media di Gedung Sate, Kota Bandung, terkait kepastian realisasi beasiswa bagi siswa SMA dan SMK swasta pada tahun ajaran baru 2026/2027. Foto: jabarprov.go.id

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan kepada media di Gedung Sate, Kota Bandung, terkait kepastian realisasi beasiswa bagi siswa SMA dan SMK swasta pada tahun ajaran baru 2026/2027. Foto: jabarprov.go.id

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi optimistis pertumbuhan investasi dan pembangunan kawasan industri baru mampu menekan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih berpotensi terjadi sepanjang 2026.

Menurut Dedi, sejumlah kawasan industri di Jawa Barat sudah mulai beroperasi dan membuka rekrutmen tenaga kerja. Kondisi tersebut membuat peluang kerja baru terus bertambah sehingga dapat mengimbangi jumlah pekerja yang terdampak PHK.

“PHK di tahun 2026 itu akan ada program. Namun, rekrutmen tenaga kerja baru juga tinggi. Kawasan-kawasan industri sudah mulai merekrut dan sudah mulai berjalan,” kata Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menegaskan arus investasi yang masuk ke Jawa Barat masih menunjukkan tren positif. Berbagai proyek industri yang saat ini dalam tahap pembangunan juga diperkirakan akan menyerap banyak tenaga kerja setelah mulai beroperasi.

Proyek Industri Siap Buka Lapangan Kerja

Dedi mengungkapkan kebutuhan tenaga kerja akan meningkat signifikan pada 2027. Sejumlah proyek industri yang kini sedang menyelesaikan pembangunan diproyeksikan mulai beroperasi dalam waktu dekat.

Ia mengaku telah memantau perkembangan berbagai proyek tersebut dan melihat potensi besar dalam penyerapan tenaga kerja.

“Di tahun 2027 akan banyak kebutuhan tenaga kerja karena sejumlah proyek industri sudah selesai dibangun dan mulai beroperasi. Arus investasi ke Jawa Barat juga masih sangat tinggi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun terus mendorong masuknya investasi baru guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

Pemprov Tingkatkan Kualitas SDM

Selain memperluas peluang kerja, Pemprov Jawa Barat juga fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Dedi menilai kemampuan tenaga kerja di Jawa Barat cukup baik. Namun, para pencari kerja masih perlu meningkatkan sejumlah kompetensi dasar agar mampu bersaing dalam proses seleksi perusahaan.

Ia mencontohkan masih ada pelamar yang gagal dalam tahapan tes karena kesulitan menjawab soal matematika dasar yang menjadi bagian dari seleksi.

Karena itu, pemerintah daerah akan memperbanyak program pelatihan dan kursus keterampilan untuk membantu masyarakat lebih siap menghadapi dunia kerja.

Perluas Akses Informasi Lowongan Kerja

Dedi juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi lowongan pekerjaan. Menurutnya, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan apabila perusahaan dan pemerintah membuka akses informasi secara luas.

Pemprov Jawa Barat berupaya memperkuat koneksi antara kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal agar proses rekrutmen berjalan lebih efektif.

Dedi meyakini Jawa Barat memiliki kapasitas besar untuk menyerap tenaga kerja selama investasi terus tumbuh dan masyarakat meningkatkan kualitas kompetensinya.

“Kalau sistemnya terbuka dan masyarakat siap memenuhi kebutuhan industri, sebenarnya tidak ada masalah. Yang penting kita siapkan SDM-nya,” kata Dedi. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur
Pemprov Jabar Libatkan 25.000 Mahasiswa untuk Atasi Sampah Bandung Raya
Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan
KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan
2.300 Lowongan Kerja Dibuka di Subang, KDM Ajak Warga Daftar Lewat Nyari Gawe
KDM Minta Pers Jaga Independensi dan Berpihak pada Fakta
Wagub Erwan Puji Layanan BPJS Ketenagakerjaan Jabar yang Cepat
Pariwisata Jabar Makin Bergairah, 149,69 Juta Perjalanan Wisnus Tercatat hingga Agustus 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Jabar Libatkan 25.000 Mahasiswa untuk Atasi Sampah Bandung Raya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:00 WIB

KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:00 WIB

2.300 Lowongan Kerja Dibuka di Subang, KDM Ajak Warga Daftar Lewat Nyari Gawe

Berita Terbaru