Android 16 Bawa Fitur Anti-Spyware, Begini Cara Mengaktifkannya

Senin, 8 Juni 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR PAJAJARAN – Ancaman spyware kini semakin canggih dan tidak lagi hanya mengincar komputer. Perangkat Android yang digunakan sehari-hari juga menjadi target empuk para pelaku kejahatan siber. Bahkan, sejumlah serangan dapat terjadi tanpa pengguna mengklik tautan berbahaya atau mengunduh aplikasi mencurigakan.

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Google menghadirkan fitur keamanan baru bernama Advanced Protection Mode pada Android 16. Fitur ini dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan digital tingkat tinggi yang berpotensi mencuri data pribadi pengguna.

Perlindungan Tambahan dari Serangan Siber Modern

Google mengembangkan Advanced Protection Mode sebagai lapisan keamanan tambahan bagi pengguna yang menyimpan banyak data penting di perangkat mereka. Fitur ini tidak hanya berfokus pada perlindungan kata sandi, tetapi juga menutup berbagai celah keamanan yang sering dimanfaatkan pelaku serangan siber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, metode peretasan berkembang jauh lebih kompleks. Pelaku tidak lagi mengandalkan teknik sederhana seperti phishing, tetapi juga memanfaatkan kelemahan jaringan, sistem operasi, hingga aplikasi yang belum mendapatkan pembaruan keamanan.

Melalui Advanced Protection Mode, Android berupaya memperkuat pertahanan perangkat dari berbagai ancaman tersebut.

Mirip Lockdown Mode di iPhone

Advanced Protection Mode mengadopsi konsep yang serupa dengan Lockdown Mode yang lebih dulu hadir di perangkat iPhone. Apple mengembangkan fitur tersebut untuk melindungi pengguna dari serangan spyware berteknologi tinggi yang biasanya menyasar tokoh publik, pebisnis, aktivis, maupun pengguna dengan risiko tinggi.

Pendekatan yang sama kini diterapkan Google melalui Android 16. Dengan mengaktifkan mode perlindungan ini, pengguna dapat membatasi sejumlah jalur yang berpotensi menjadi pintu masuk serangan siber.

Cara Mengaktifkan Advanced Protection Mode

Pengguna Android 16 dapat mengaktifkan fitur ini melalui menu pengaturan perangkat. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pastikan perangkat telah menjalankan Android 16 versi terbaru.
  2. Buka menu Pengaturan (Settings).
  3. Pilih Keamanan dan Privasi (Security and Privacy).
  4. Ketuk opsi Advanced Protection.
  5. Ikuti instruksi yang muncul di layar.
  6. Pilih Nyalakan (Turn On) untuk mengaktifkan fitur.
  7. Lakukan restart perangkat apabila sistem memintanya.

Setelah proses selesai, sistem akan menjalankan sejumlah mekanisme perlindungan tambahan untuk meningkatkan keamanan perangkat.

Fitur Masih Terbatas pada Perangkat Tertentu

Meski menawarkan perlindungan lebih kuat, Google masih membatasi beberapa fitur pendukung dalam Advanced Protection Mode. Salah satunya adalah Intrusion Logging, yang saat ini baru tersedia secara terbatas pada perangkat Pixel buatan Google.

Pengguna juga harus menggunakan Android 16 atau versi yang lebih baru serta menghubungkan perangkat dengan akun Google yang aktif agar fitur tersebut dapat berfungsi.

Siapa yang Perlu Mengaktifkannya?

Advanced Protection Mode cocok bagi pengguna yang menyimpan data sensitif di ponsel, seperti dokumen pekerjaan, informasi perbankan, hingga data pribadi lainnya.

Selain itu, pengguna yang sering melakukan aktivitas digital penting melalui smartphone juga dapat mempertimbangkan fitur ini sebagai langkah pencegahan terhadap serangan siber yang semakin berkembang.

Dengan meningkatnya ancaman spyware dan pencurian data digital, mengaktifkan perlindungan tambahan menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan pengguna untuk menjaga keamanan perangkat dan informasi pribadi mereka.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Google Pecahkan Rekor Dunia, Investor Kucurkan Rp1.545 Triliun untuk AI
Era Baru Debt Collector AI, Warga Mulai Diteror Telepon Robot
Indonesia Nomor Satu! Warganya Paling Takut Lapangan Kerja Hilang karena AI
Instagram, Facebook, dan WhatsApp Berbayar? Ini Penjelasan Lengkap dari Meta
China Kembangkan Antena Satelit Lipat “Payung Luar Angkasa” untuk Internet Satelit Generasi Baru
Riset Anthropic: AI Bisa “Panik” Saat Hadapi Tekanan
Friendster Muncul Lagi di App Store, Tawarkan Cara Berteman Tanpa Iklan dan Algoritma
Orion Splashdown Sukses, Astronot Artemis II Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:27 WIB

Google Pecahkan Rekor Dunia, Investor Kucurkan Rp1.545 Triliun untuk AI

Senin, 8 Juni 2026 - 14:29 WIB

Android 16 Bawa Fitur Anti-Spyware, Begini Cara Mengaktifkannya

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:00 WIB

Era Baru Debt Collector AI, Warga Mulai Diteror Telepon Robot

Senin, 1 Juni 2026 - 20:30 WIB

Indonesia Nomor Satu! Warganya Paling Takut Lapangan Kerja Hilang karena AI

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:00 WIB

Instagram, Facebook, dan WhatsApp Berbayar? Ini Penjelasan Lengkap dari Meta

Berita Terbaru

Konferensi Pers BMKG terkait perkembangan musim kemarau 2026 (Foto: dok. tangkapan layar YouTube BMKG)

Nasional

BMKG: Puncak Musim Kemarau 2026 Dominan Terjadi pada Agustus

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB