Robot Humanoid Agibot Buktikan Kemampuan di Pabrik Tablet, Jalankan Produksi Selama 64 Jam Nonstop

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Robot Agibot sudah digunakan di berbagai skenario nyata. Mulai dari logistik, navigasi di toko retail, layanan perhotelan, hingga sektor pendidikan. Perusahaan juga mulai memperluas penggunaan robot ke lingkungan industri, seperti membantu lini produksi. (YouTube/ Agibot)

Robot Agibot sudah digunakan di berbagai skenario nyata. Mulai dari logistik, navigasi di toko retail, layanan perhotelan, hingga sektor pendidikan. Perusahaan juga mulai memperluas penggunaan robot ke lingkungan industri, seperti membantu lini produksi. (YouTube/ Agibot)

KABAR PAJAJARAN – Perusahaan robotika asal China, Agibot, menunjukkan kemampuan robot humanoid melalui siaran langsung selama 64 jam tanpa henti. Dalam demonstrasi tersebut, delapan robot humanoid Agibot G2 bekerja di lini produksi Longcheer Technology di Nanchang, China.

Siaran langsung itu memperlihatkan aktivitas robot saat membantu proses produksi tablet di lingkungan pabrik yang masih beroperasi. Agibot menggelar demonstrasi tersebut untuk membuktikan bahwa robot humanoid mampu menangani pekerjaan industri yang membutuhkan ketelitian dan konsistensi tinggi.

Robot Tangani Inspeksi hingga Proses Produksi

Selama demonstrasi berlangsung, delapan robot humanoid membantu proses produksi sekitar 17.625 unit tablet. Mereka berpindah dari satu stasiun kerja ke stasiun lainnya untuk menjalankan berbagai tugas secara berurutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim robot memeriksa kondisi fisik perangkat, menguji fungsi tombol, mengecek kualitas kamera, serta memastikan layar berfungsi dengan baik sebelum tablet memasuki tahap produksi berikutnya. Selain itu, sistem otomatis tersebut memindahkan perangkat antarbagian sesuai alur kerja yang telah ditetapkan sehingga proses produksi tetap berjalan lancar.

Delapan Robot Selesaikan Lebih dari 64 Ribu Tugas

Agibot mencatat delapan robot humanoid menyelesaikan sekitar 64.828 tugas produksi selama sesi demonstrasi. Seluruh unit bekerja berdampingan dengan operator dan sistem otomasi lain sehingga proses produksi berlangsung lebih efisien.

Perusahaan mengklaim tingkat keberhasilan penyelesaian tugas mencapai 99,99 persen. Capaian itu menunjukkan kemampuan robot dalam menjalankan pekerjaan secara konsisten dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Agibot Perluas Penerapan Robot AI

President Embodied AI Business Agibot, Yao Maoqing, mengatakan perusahaan ingin menunjukkan penerapan robot humanoid dan kecerdasan buatan dalam dunia industri.

Menurutnya, teknologi tersebut mampu membantu perusahaan menyelesaikan pekerjaan yang berulang sekaligus meningkatkan efisiensi produksi. Agibot juga mendorong kolaborasi antara manusia dan robot agar produktivitas industri terus meningkat.

Berbagai Sektor Mulai Memanfaatkan Robot Agibot

Sejumlah perusahaan telah memanfaatkan robot Agibot untuk mendukung aktivitas manufaktur, logistik, navigasi di toko ritel, layanan perhotelan, hingga pendidikan. Perusahaan terus memperluas penggunaan teknologi tersebut karena kebutuhan otomasi di sektor industri terus meningkat.

Ilustrasi robot humanoid Agibot membantu proses produksi dan inspeksi tablet di China.(X.com)

Dua Mantan Insinyur Huawei Bangun Agibot

Deng Taihua dan Peng Zhihui mendirikan Agibot pada 2023 setelah keduanya meninggalkan Huawei. Sejak saat itu, mereka mengembangkan berbagai robot berbasis kecerdasan buatan, mulai dari robot humanoid, robot berkaki empat, hingga robot pembersih.

Presiden Agibot untuk kawasan Eropa dan Amerika, William Shi, menjelaskan bahwa perusahaan mengembangkan robot humanoid untuk mengambil alih pekerjaan yang berbahaya, membosankan, dan berulang sehingga pekerja dapat berfokus pada tugas yang membutuhkan kreativitas dan pengambilan keputusan.

Pengembangan Robot Terus Berlanjut

Operator manusia masih mengawasi jalannya produksi selama robot menjalankan tugasnya. Agibot memadukan kecerdasan buatan dengan pengawasan manusia agar kualitas dan keamanan proses produksi tetap terjaga.

Ke depan, perusahaan akan meningkatkan kemampuan otonomi robot sehingga setiap unit mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan secara mandiri. Keberhasilan demonstrasi ini sekaligus memperkuat upaya China dalam mempercepat penggunaan robot humanoid di sektor industri dan manufaktur.***(Ant)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Times Of India

Berita Terkait

Cara Memperbesar Tulisan WhatsApp di Android dan iPhone, Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan
ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat
Spyware Lewat Iklan Target Jurnalis Al Jazeera, Perusahaan Israel Disorot
Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Dihapus Pengirim Tanpa Aplikasi, Cek Fitur Ini
WhatsApp Bakal Blokir Login di HP dengan OS Lawas, Ini Alasannya
Strict Account Settings WhatsApp: Cara Aktifkan dan Fitur Keamanannya
10 Ciri HP Terinfeksi Spyware yang Perlu Diwaspadai
AI OpenAI Diduga Coba Retas Hugging Face Sejak Mei 2026, Terungkap Sebelum Insiden Juli

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:00 WIB

Cara Memperbesar Tulisan WhatsApp di Android dan iPhone, Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

Selasa, 3 November 2026 - 14:00 WIB

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Spyware Lewat Iklan Target Jurnalis Al Jazeera, Perusahaan Israel Disorot

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Dihapus Pengirim Tanpa Aplikasi, Cek Fitur Ini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:00 WIB

WhatsApp Bakal Blokir Login di HP dengan OS Lawas, Ini Alasannya

Berita Terbaru