Wagub Jabar Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berfoto bersama unsur Forkopimda dan anggota Pasukan Pengibar Bendera usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Lapangan Wirotama Pussenif, Kota Bandung, Senin (1/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Erwan mengajak seluruh elemen bangsa menghidupkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa dan perdamaian dunia. (Foto: Humas Jabar)

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berfoto bersama unsur Forkopimda dan anggota Pasukan Pengibar Bendera usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Lapangan Wirotama Pussenif, Kota Bandung, Senin (1/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Erwan mengajak seluruh elemen bangsa menghidupkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa dan perdamaian dunia. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi persatuan nasional sekaligus kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.

Ajakan tersebut disampaikan Erwan saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Lapangan Wirotama Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Kota Bandung, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, Erwan menyoroti tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menurutnya sangat relevan dengan kondisi global saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujar Erwan.

Baca juga: Harga Solar Turun Drastis di Shell dan BP, Simak Daftar Lengkapnya

Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari ancaman perpecahan sosial, perkembangan teknologi yang begitu cepat, hingga dinamika geopolitik internasional.

Erwan menilai keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan bukti nyata bahwa perbedaan dapat dipersatukan dalam satu identitas kebangsaan yang kuat.

“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik, Indonesia menjadi contoh nyata bahwa keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.

Baca juga: Viral! Pria Ngaku Demon Palak Pengendara Pelat B di Dago Atas, Polisi Langsung Tangkap

Menurut Erwan, prinsip musyawarah dan mufakat yang menjadi bagian dari nilai Pancasila merupakan modal penting dalam diplomasi internasional untuk menjembatani berbagai perbedaan dan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia.

“Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB, peran Indonesia dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Erwan juga mengingatkan generasi muda agar tidak memandang Pancasila sekadar simbol atau teks sejarah, melainkan menjadikannya sebagai ideologi yang hidup dalam setiap tindakan dan keputusan.

Baca juga: Marc Klok dan Eliano Reijnders Dicoret Timnas Indonesia, Persib Justru Dapat Kabar Positif Jelang Musim Baru

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hadir dalam setiap tindakan dan keputusan kita,” tegasnya.

Ia berharap seluruh kebijakan publik yang diambil pemerintah selalu berpijak pada prinsip keadilan sosial, penghormatan terhadap hak-hak masyarakat, serta perlindungan bagi kelompok yang membutuhkan.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru