Jabar Bentuk Tim Khusus Perlindungan Perempuan dan Anak, Fokus Perangi TPPO

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian HAM membahas penguatan kolaborasi perlindungan perempuan dan anak di Bandung. Pemprov Jabar tengah menyiapkan tim koordinasi lintas lembaga untuk penanganan kasus TPPO. Foto: Humas Jabar

Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian HAM membahas penguatan kolaborasi perlindungan perempuan dan anak di Bandung. Pemprov Jabar tengah menyiapkan tim koordinasi lintas lembaga untuk penanganan kasus TPPO. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, termasuk penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Jawa Barat, Pemprov Jabar kini tengah menyiapkan tim koordinasi khusus yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan aparat penegak hukum.

Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama percepatan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk TPPO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari awal kasus mencuat hingga proses penjemputan korban, koordinasi dilakukan secara cepat melalui berbagai kanal. Ini menunjukkan pentingnya kolaborasi yang masif dan responsif,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Sekda Jabar Tegas soal Sampah Pasar Baleendah: Setelah Dibantu, Kabupaten Bandung Harus Mandiri

Siapkan SK Gubernur

Menurut Siska, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah menyusun Surat Keputusan Gubernur mengenai Tim Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak.

Tim tersebut nantinya akan melibatkan organisasi perangkat daerah, kepolisian, imigrasi, hingga lembaga perlindungan saksi dan korban.

“Dengan keterlibatan lintas sektor, diharapkan proses penanganan menjadi lebih cepat dan efisien,” katanya.

Fokus Pemulihan Korban

Selain penanganan hukum, Pemprov Jabar juga memprioritaskan pemulihan korban melalui pendampingan psikologis dan pelatihan keterampilan seperti tata boga serta tata rias.

Langkah ini dilakukan agar korban dapat kembali mandiri dan terhindar dari tekanan sosial maupun intimidasi di media sosial.

“Sebagian korban masih menghadapi tekanan, termasuk intimidasi melalui media sosial. Karena itu, kami prioritaskan pemulihan dan peningkatan kapasitas mereka,” ujar Siska.

Baca juga: KDM Pasang Harapan Besar ke Direksi Baru bjb, Susi Pudjiastuti Masuk Rekomendasi

Jabar Jadi Pilot Project Nasional

Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian HAM RI Bidang Human Trafficking dan HAM Berat, Martinus Gabriel Goa, menyebut Jawa Barat akan dijadikan pilot project kolaborasi perlindungan HAM bagi korban TPPO dan pekerja migran.

Menurutnya, penanganan kasus perdagangan orang membutuhkan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, masyarakat sipil, hingga perwakilan Indonesia di luar negeri.

“Kasus TPPO saat ini tidak hanya antar daerah, tetapi juga lintas negara. Karena itu diperlukan kolaborasi yang kuat,” katanya.

Ia menambahkan, para penyintas diharapkan tidak hanya pulih, tetapi juga mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan mereka masing-masing.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana
Hari Jadi Purwakarta ke-195, KDM Ajak Warga Jaga Ekosistem Wujudkan Purwakarta Istimewa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru