Di Hadapan Perwira TNI, Dedi Mulyadi Tegaskan Kepemimpinan Bukan Sekadar Pencitraan

Selasa, 7 April 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa Sesko TNI di Grha Widya Adibrata, Kota Bandung, Senin (6/4/2026). Dalam kesempatan tersebut ia menekankan pentingnya kepemimpinan autentik yang berlandaskan nilai ideologi, sejarah, dan filosofi. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa Sesko TNI di Grha Widya Adibrata, Kota Bandung, Senin (6/4/2026). Dalam kesempatan tersebut ia menekankan pentingnya kepemimpinan autentik yang berlandaskan nilai ideologi, sejarah, dan filosofi. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kepemimpinan yang autentik dan berakar pada nilai-nilai kejujuran dalam kuliah umum di hadapan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXVII Sesko TNI Tahun Ajaran 2026.

Kuliah umum tersebut digelar di Grha Widya Adibrata, Sesko TNI, Kota Bandung, Senin (6/4/2026), dengan tema kepemimpinan dan komunikasi publik.

Dalam paparannya, Dedi yang akrab disapa KDM menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang lahir dari ketulusan dan kecintaan terhadap bangsa, bukan sekadar hasil pencitraan atau rekayasa komunikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kita butuhkan hari ini adalah kepemimpinan yang original. Bukan kepemimpinan settingan, bukan framing, tapi kepemimpinan yang lahir dari rasa dan cinta terhadap bangsa,” ujarnya.

Baca juga: Usia ke-78, Subang Ngebut Bangun Jalan 92 Km, Target 2027 Bebas Jalan Rusak

TNI sebagai Kekuatan Ideologis

KDM juga mengulas karakter TNI sebagai institusi yang tidak hanya bersifat struktural, tetapi memiliki dimensi ideologis, historis, dan filosofis yang kuat.

Menurutnya, TNI lahir dari nurani rakyat Indonesia yang menginginkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.

Ia menggambarkan TNI sebagai bagian dari “milieu kultural” yang tidak terpisahkan dari unsur alam seperti tanah, air, udara, dan matahari, yang menjadi fondasi kekuatan pertahanan nasional.

“Prajurit sejati adalah mereka yang tidak mengkhianati tanah, air, udara, dan mataharinya karena dari sanalah kekuatan pertahanan itu lahir,” tegasnya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan di Jawa Barat, Warga Diminta Waspada

Ideologi Lebih Penting dari Teknologi

Dalam kuliah tersebut, KDM menekankan bahwa kekuatan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan ideologi dan kesadaran kolektif.

“Teknologi itu penting, tapi ideologi adalah seni utama. Teknologi tanpa ideologi hanya akan menjadi barang pajangan,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara, serta mengingatkan bahwa eksploitasi alam yang berlebihan dapat melemahkan ketahanan nasional.

Selain itu, KDM mengkritisi sikap pragmatisme yang masih kuat di kalangan elite, baik politik maupun birokrasi, yang dinilai berpotensi menggerus nilai nasionalisme.

Baca juga: Dedi Mulyadi Tepati Janji Bayar Upah, Karyawan Bonbin Bandung Beri Apresiasi

Empat Pilar Kepemimpinan

Menutup kuliahnya, KDM menegaskan bahwa kepemimpinan masa depan harus dibangun di atas empat pilar utama, yakni ideologis, historis, filosofis, dan teknokratis.

Keempat aspek tersebut, menurutnya, harus berjalan seimbang agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Kepemimpinan masa depan harus mampu memadukan ideologi, sejarah, filosofi, dan teknologi. Tanpa itu, kita hanya akan menjadi bangsa yang kuat di permukaan, tapi rapuh di dalam,” pungkasnya.***(Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional
Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Juara Super League 2025/2026
Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
BMKG Prediksi Hujan Guyur Bandung dan Kota Besar di Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung

Senin, 25 Mei 2026 - 19:44 WIB

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional

Senin, 25 Mei 2026 - 18:42 WIB

KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Juara Super League 2025/2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol

Senin, 25 Mei 2026 - 07:35 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung. Pemprov Jabar mendorong lahirnya kelas menengah baru melalui akses beasiswa ke sekolah industri unggulan bagi siswa kurang mampu. Foto: Humas Jabar

Bandung Raya

Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:00 WIB

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB