Wagub Erwan: Jawa Barat Berpotensi Jadi Pionir Ekonomi Syariah Dunia

Senin, 9 Maret 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan memberikan keterangan kepada media saat konferensi pers kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 di Sabuga ITB, Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan Jawa Barat berpotensi menjadi pionir pengembangan ekonomi syariah dan industri halal di tingkat nasional maupun global. Foto: Humas Jabar

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan memberikan keterangan kepada media saat konferensi pers kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 di Sabuga ITB, Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan Jawa Barat berpotensi menjadi pionir pengembangan ekonomi syariah dan industri halal di tingkat nasional maupun global. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pionir dalam pengembangan ekonomi syariah, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah global.

Hal tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri konferensi pers kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) ITB, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026).

“Jawa Barat ini menjadi pionir untuk perkembangan ekonomi syariah Indonesia dan dunia. Dunia melihat perkembangan ekonomi syariah Indonesia, dan Indonesia melihat bagaimana perkembangan ekonomi syariah di Jawa Barat,” ujar Erwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Silaturahmi dengan HMI dan KAHMI, Dedi Mulyadi Tekankan Pentingnya Identitas Bangsa

Menurutnya, potensi ekonomi syariah di Jawa Barat sangat besar. Namun, pengembangannya membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perbankan, pelaku usaha, UMKM, hingga kalangan akademisi.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk meningkatkan perekonomian syariah atau industri halal di Jawa Barat tanpa dukungan semua pihak,” katanya.

Erwan menambahkan, sinergi yang kuat dan berkelanjutan menjadi kunci agar pengembangan ekonomi syariah di Jawa Barat dapat berjalan optimal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat yang selama ini aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendorong penguatan ekonomi syariah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat yang terus berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat. Terima kasih juga kepada dunia industri, pelaku usaha, komunitas Hijabfest, serta lembaga keuangan syariah seperti Bank Syariah Indonesia yang terus mendukung pengembangan industri halal di Jawa Barat,” ujar Erwan.

Baca juga: Bibit Siklon Terpantau Dekat Indonesia, BMKG Minta Warga Waspada Bisa Picu Hujan Lebat di Jawa Barat hingga Jateng

Bandung Pusat Industri Halal

Dalam kesempatan tersebut, Erwan juga menyoroti peran Kota Bandung sebagai salah satu pusat industri halal di Jawa Barat, khususnya dalam sektor fesyen muslim.

Ia menyebut Bandung yang dikenal sebagai Paris van Java memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri fesyen halal yang semakin kompetitif.

“Bandung dikenal sebagai Paris van Java, pusat mode di Indonesia. Ini menjadi kekuatan bagi kita untuk mengembangkan industri fesyen halal yang lebih besar lagi,” katanya.

Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan sekitar 800 ribu sertifikat halal yang mencakup lebih dari dua juta produk. Sementara pada tahun 2026, pemerintah menargetkan tambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal baru.

“Target tahun 2026 ini ada penambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal. Saat ini sudah sekitar 640 ribuan yang akan kita keluarkan tahun ini,” kata Erwan.

Ia berharap peningkatan jumlah sertifikat halal tersebut dapat memperkuat ekosistem industri halal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Jawa Barat.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di KM 93 Tol Cipularang, 3 Orang Tewas dan 7 Luka-Luka

Selain itu, Erwan juga menekankan pentingnya percepatan sertifikasi halal, khususnya di daerah wisata, agar wisatawan muslim merasa lebih nyaman saat berkunjung.

“Kami tidak hanya mengimbau, tetapi juga mendorong agar di setiap daerah, terutama daerah wisata di Jawa Barat, produk makanan maupun layanan lainnya sudah tersertifikasi halal,” ujarnya.

Erwan juga mengingatkan bahwa Jawa Barat tidak boleh tertinggal dari negara lain yang justru mayoritas penduduknya bukan muslim tetapi sudah mengembangkan industri halal.

“Negara yang minoritas muslim seperti Korea, China, dan Jepang saja sudah menyediakan layanan halal. Kita jangan sampai kalah. Jawa Barat harus menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” katanya.

Baca juga: TPST Bantargebang Kembali Makan Korban, 4 Orang Tewas Tertimbun Sampah

Kegiatan Hijabfest x Jabar Halal Fair 2026 diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Bank Syariah Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat, serta Indonesia Hijabfest.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian National Halal Fair menuju West Java Sharia Economic Festival 2026, yang menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran produk UMKM, fesyen muslim, talkshow inspiratif, serta perluasan akses layanan keuangan syariah.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.***(Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, Kamis 4 Juni 2026: Langit Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun Sore Hari
Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi
KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan
KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026
KDM Sambut Kajati Jabar Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga
Wagub Jabar Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:00 WIB

Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, Kamis 4 Juni 2026: Langit Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun Sore Hari

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, KDM: Jangan Hanya Puas pada Administrasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:11 WIB

KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Berita Terbaru