Kunjungi Ponpes Baitul Arqom, Wapres Gibran Dorong Santri Kuasai AI dan Robotik

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan meninjau proyek robotik dan pelatihan kecerdasan artifisial bagi santri di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026). Kegiatan tersebut mendorong santri agar adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Foto: Humas Jabar

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan meninjau proyek robotik dan pelatihan kecerdasan artifisial bagi santri di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026). Kegiatan tersebut mendorong santri agar adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Foto: Humas Jabar

Kabupaten Bandung, Kabar Pajajaran – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan meninjau kegiatan pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan robotik bagi para santri di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di lingkungan pesantren, sekaligus mendorong para santri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia unggul serta peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi yang inklusif, termasuk di lingkungan pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Wapres Gibran Tinjau Workshop Literasi AI ASEAN di Kabupaten Bandung

Dalam peninjauan tersebut, Gibran melihat berbagai proyek robotik yang tengah dikembangkan oleh para santri. Beberapa di antaranya berupa robot pengalir air wudhu otomatis, robot yang dapat berjalan dengan dua kaki, hingga robot untuk kompetisi seperti robot sumo dan robot pemain bola.

“Tadi kita meninjau beberapa murid yang sedang belajar membuat robot dan juga belajar AI. Ada robot untuk mengalirkan air wudhu otomatis, robot yang bisa berjalan dengan dua kaki, robot sumo, dan robot pemain bola yang bisa dilombakan,” ujar Gibran.

Selain itu, Gibran juga meninjau kegiatan santriwati yang tengah mempelajari pemanfaatan teknologi AI menggunakan perangkat digital.

Ia menekankan pentingnya santri dan santriwati untuk mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan di pesantren.

Baca juga: Kapolri Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Larang Siswa Naik Motor ke Sekolah

“Kalau santri akhlaknya baik, ngajinya baik, tapi akan lebih baik lagi kalau bisa menguasai teknologi terkini seperti AI dan robotik,” katanya.

Menurut Gibran, pembelajaran teknologi seperti coding tidak semata-mata bertujuan mencetak programmer, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan komputasional para santri.

“Coding itu melatih anak-anak muda untuk berpikir kritis dan berpikir komputasional. Ini penting sekali karena ke depan persaingan akan semakin ketat. Saya tidak ingin santri-santriwati di pondok ini ketinggalan,” tegasnya.

Ia juga menilai proyek robotik yang dikembangkan para santri saat ini masih berada pada tahap dasar, namun memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, termasuk mengikuti berbagai kompetisi robotik.

Baca juga: BMKG Peringatkan Kemarau Panjang 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

“Yang dipelajari tadi masih dasar, tapi ini bisa dikembangkan lagi. Robot-robot seperti ini setiap tahun ada kompetisinya, jadi inovasinya bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain kepada para santri, Gibran juga berpesan kepada para guru agar terus memperbarui pengetahuan dan mengikuti perkembangan teknologi.

“Perkembangan teknologi ini sangat cepat. Guru tidak boleh ketinggalan dari muridnya,” pungkasnya.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Berita Terbaru