Naik Taksi di Luar Negeri? Ini Negara ASEAN dengan Keluhan Penipuan Terbanyak

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Taksi (Foto : Taxi/Google)

Ilustrasi Taksi (Foto : Taxi/Google)

Transportasi darat menjadi andalan wisatawan saat bepergian ke luar negeri. Namun, laporan terbaru menunjukkan tidak semua pengalaman naik taksi berjalan mulus. Tiga negara ASEAN tercatat memiliki jumlah keluhan penipuan taksi tertinggi di kawasan.

Penelitian yang dilakukan oleh perusahaan asuransi perjalanan asal Inggris, AllClear, menganalisis lebih dari 450 unggahan dan sekitar 30.000 komentar di forum Reddit terkait pengalaman penipuan taksi. Hasil riset tersebut turut diberitakan media Vietnam, VN Express, pada Kamis (26/2/2026).

Thailand dan Vietnam Masuk 3 Besar Dunia

Berdasarkan hasil penghitungan, Thailand menempati peringkat ketiga dunia dengan 2.169 keluhan. Di bawahnya, Vietnam mencatat 1.741 keluhan. Sementara Filipina berada di posisi ke-13 global dengan 840 keluhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara global, Turki menjadi negara dengan keluhan terbanyak (4.224 komentar), disusul India (2.301 komentar).

Thailand yang sangat bergantung pada sektor pariwisata justru menjadi sorotan utama. Banyak wisatawan mengeluhkan pengemudi taksi yang enggan menyalakan argo dan menetapkan tarif berdasarkan negosiasi sepihak. Dalam banyak kasus, turis mengaku dikenakan harga jauh di atas tarif normal.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa penipuan taksi dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, terutama jika pengunjung terlihat tidak familiar dengan harga lokal,” ujar Letitia Smith, Kepala Komunikasi AllClear, seperti dikutip media Inggris The Independent.

Modus Berbeda di Vietnam dan Filipina

Di Vietnam, praktik yang kerap dikeluhkan adalah penggelembungan tarif, terutama di kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh. Wisatawan asing kerap dianggap sebagai target empuk karena dianggap tidak mengetahui tarif standar.

Filipina menghadapi keluhan serupa. Turis menyoroti ketidaktransparanan tarif dan biaya tambahan yang muncul tanpa penjelasan sejak awal perjalanan.

Menurut Smith, wisatawan perlu melakukan langkah pencegahan sebelum menggunakan taksi di luar negeri.

“Untuk melindungi diri Anda saat naik taksi di luar negeri, penting untuk selalu memeriksa berapa tarif lokal sebelum masuk ke kendaraan. Jika terjadi penipuan, segera laporkan ke badan pengatur yang berwenang,” tambahnya.

Reputasi Pariwisata Jadi Taruhan

Lonjakan wisata global pascapandemi membuat isu keamanan dan transparansi layanan transportasi kembali menjadi perhatian. Praktik tarif tidak wajar bukan hanya merugikan turis secara finansial, tetapi juga berpotensi merusak citra destinasi wisata.

Di tengah persaingan ketat industri pariwisata regional, transparansi dan pengawasan layanan transportasi dinilai menjadi faktor krusial untuk menjaga kepercayaan wisatawan internasional. ***Chokie

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panyaweuyan Tak Hanya Destinasi Wisata, Bawang Merah Jadi Penggerak Ekonomi Warga Argapura
Catat Tanggalnya! Mei 2026 Jadi Bulan Paling Banyak Libur
Petualangan Alam dan Offroad Jadi Andalan, Econique Cikole Targetkan Lonjakan Wisatawan
Liburan Tenang di Eropa? Coba 5 Negara yang Masih Sepi Turis Ini
Bandung Disebut Jadi Magnet Wisata Baru Asia, Kalahkan Banyak Kota Besar
Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Tiket Pesawat hingga 35 Persen
Batal Terbang? Ini 23 Maskapai yang Masih Hentikan Rute Timur Tengah
Puncak Diserbu Wisatawan! One Way Diberlakukan, 5.000 Kendaraan Langsung Memadati Sejak Pagi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:19 WIB

Panyaweuyan Tak Hanya Destinasi Wisata, Bawang Merah Jadi Penggerak Ekonomi Warga Argapura

Senin, 27 April 2026 - 09:02 WIB

Catat Tanggalnya! Mei 2026 Jadi Bulan Paling Banyak Libur

Sabtu, 25 April 2026 - 18:13 WIB

Petualangan Alam dan Offroad Jadi Andalan, Econique Cikole Targetkan Lonjakan Wisatawan

Jumat, 10 April 2026 - 09:32 WIB

Liburan Tenang di Eropa? Coba 5 Negara yang Masih Sepi Turis Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 13:06 WIB

Bandung Disebut Jadi Magnet Wisata Baru Asia, Kalahkan Banyak Kota Besar

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB