Jelang Ramadan, 79 PPKS Diamankan dalam Operasi Gabungan di Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Bulan Suci Ramadan, Dinas Sosial Kota Bandung mengintensifkan penjangkauan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Foto: Diskominfo Kota Bandung

Jelang Bulan Suci Ramadan, Dinas Sosial Kota Bandung mengintensifkan penjangkauan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Foto: Diskominfo Kota Bandung

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Sebanyak 79 Penyandang Pemerlu Kesejahteraan Sosial (PPKS) terjaring dalam operasi penjangkauan yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung pada Sabtu (14/2/2026) dini hari.

Kepala Dinsos Kota Bandung, Yorisa Sativa, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah antisipatif menjelang bulan suci Ramadan, sekaligus bagian dari upaya penataan dan beautifikasi Kota Bandung.

“Hari ini kita melakukan kegiatan penjangkauan gabungan. Ini yang kedua kalinya, dan sesi ini menghadapi Ramadan,” kata Yorisa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas dibagi menjadi dua regu untuk menyisir sejumlah titik dan kawasan di Kota Bandung. Regu pertama memulai penjangkauan dari Simpang Lima Asia Afrika dan berlanjut ke beberapa ruas jalan lainnya.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 02.30 WIB itu melibatkan unsur Dinsos, DP3A, KPD, Dinkes, Satpol PP, serta sejumlah OPD lainnya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 PPKS terjaring pada tahap awal, sehingga total keseluruhan yang terdata mencapai 79 orang.

Dari jumlah tersebut, 53 orang merupakan gelandangan, 17 pemulung, 4 lansia, 2 penyandang disabilitas mental, serta 3 anak terlantar. Secara kategori usia, terdiri atas satu balita, dua anak-anak, 52 orang dewasa, dan 24 lansia.

Yorisa mengungkapkan, sekitar 75 persen dari mereka diketahui berasal dari luar Kota Bandung. Hingga Sabtu pagi, sedikitnya 77 orang telah dipulangkan ke daerah asalnya.

“Kegiatan ini akan terus rutin. Jangan sampai memberi ruang untuk adanya PPKS dan sudah tidak ada lagi kotoran manusia yang ditemukan,” tandasnya. ***(Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi soal Maraknya Tramadol, Minta Segera Ditindak

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terbaru