Demi Keamanan Warga, Pemkot Bandung Tahan Operasional Insinerator dan Tunggu Hasil Uji Emisi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Bandung memastikan uji emisi insinerator masih berlangsung dan saat ini berstatus sebagai objek penelitian guna melindungi kesehatan lingkungan dan masyarakat, Foto : Portal Diskominfo Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung memastikan uji emisi insinerator masih berlangsung dan saat ini berstatus sebagai objek penelitian guna melindungi kesehatan lingkungan dan masyarakat, Foto : Portal Diskominfo Kota Bandung

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kota Bandung memastikan uji emisi insinerator masih berlangsung dan saat ini berstatus sebagai objek penelitian guna melindungi kesehatan lingkungan dan masyarakat, Senin (26/1/2026).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan hal tersebut usai meresmikan Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah di Alun-Alun Ujungberung.

Farhan menjelaskan, uji emisi memerlukan proses ilmiah yang cermat dengan waktu minimal dua minggu kerja atau sekitar 18 hari. Hingga kini belum ada pembaruan hasil karena penelitian masih berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belum ada pembaruan karena penelitiannya masih berlangsung. Uji emisi itu butuh waktu dan tidak bisa dipercepat,” ujar Farhan.

Ia menyebut, keterbatasan jadwal lembaga penguji membuat proses pengujian tidak dapat dilakukan secara bersamaan oleh seluruh pihak. Saat ini Pemkot Bandung masih menunggu hasil kajian dari perguruan tinggi yang terlibat.

Menurut Farhan, hasil uji emisi menjadi dasar penting dalam menentukan arah pemanfaatan teknologi insinerator ke depan. Pemanfaatan teknologi tersebut hanya akan dipertimbangkan apabila terbukti memenuhi standar ramah lingkungan dan aman bagi warga.

“Kita ingin memastikan insinerator yang ada ini benar-benar aman sebelum dipikirkan sebagai bagian pengembangan teknologi termal,” katanya.

Farhan menegaskan, seluruh insinerator di Kota Bandung saat ini masih dilarang beroperasi dan belum digunakan untuk pengolahan sampah harian.

Meski demikian, Pemkot Bandung tetap membuka ruang penelitian sebagai bagian pengembangan ilmu pengetahuan.

“Statusnya sekarang objek penelitian, bukan alat operasional,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Islam Bandung masih aktif melakukan kajian teknologi pengolahan sampah berbasis termal.

Sambil menunggu hasil penelitian, Pemkot Bandung memprioritaskan pengelolaan sampah dari sumber melalui program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah di tingkat RW. Langkah ini diharapkan dapat menekan beban TPS dan TPA sekaligus membangun kebiasaan warga memilah sampah sejak dari rumah.

Sumber : Diskominfo Kota Bandung

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Sakit Hasan Sadikin Tegaskan Tak Ada Praktik Ilegal dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar
Siswi Terseret Arus Sungai di Banjaran Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Berjuang Selamatkan Korban
Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga
Derwati Masih Tergenang, Aktivitas Sekolah dan Pedagang Terganggu
Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu
Pemkot Bandung Gencarkan Operasi Gabungan, Parkir Liar di Pusat Kota Disapu Bersih
Revitalisasi Kawasan Gedung Sate Dimulai, Pemprov Jabar Targetkan Ruang Publik Terpadu Rampung Agustus 2026
Gedebage hingga Cibiru Diguyur Hujan Es, BMKG: Dampak Awan Cumulonimbus

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:06 WIB

Rumah Sakit Hasan Sadikin Tegaskan Tak Ada Praktik Ilegal dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar

Kamis, 16 April 2026 - 11:27 WIB

Siswi Terseret Arus Sungai di Banjaran Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Berjuang Selamatkan Korban

Kamis, 16 April 2026 - 09:10 WIB

Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga

Rabu, 15 April 2026 - 20:44 WIB

Derwati Masih Tergenang, Aktivitas Sekolah dan Pedagang Terganggu

Rabu, 15 April 2026 - 17:45 WIB

Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu

Berita Terbaru