Sempat Tertunda, Pemprov Jabar Siap Bayar Proyek Infrastruktur Jalan Rp621 Miliar

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi visual proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Jawa Barat sebagai representasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merealisasikan pembayaran proyek jalan yang sempat tertunda.  Ilustrasi: AI-generated image

Ilustrasi visual proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Jawa Barat sebagai representasi kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merealisasikan pembayaran proyek jalan yang sempat tertunda. Ilustrasi: AI-generated image

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Tertundanya pembayaran sejumlah proyek infrastruktur jalan di Jawa Barat sempat menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Pembayaran proyek yang seharusnya dilakukan oleh Pemprov Jabar dengan nilai mencapai Rp621 miliar tersebut tertunda lantaran anggaran tahun 2025 telah habis. Namun, pada hari ini Pemprov Jabar menyatakan siap merealisasikan pembayaran tersebut.

Informasi itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosialnya pada Kamis (8/1/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Pemprov Jabar Tunda Bayar Proyek Rp621 Miliar: Ini Alasan dan Dampaknya bagi Kontraktor

“Salah satu hal yang disoroti adalah gagal bayar atau tunda bayar senilai Rp621 miliar. Saat ini Pemprov Jabar sudah memiliki kecukupan uang untuk melakukan pembayaran,” ujar Dedi Mulyadi yang juga akrab disapa KDM.

Ia juga langsung memberikan penjelasan mengenai sumber dana yang sebelumnya dinyatakan telah habis pada akhir 2025. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) disebut menjadi salah satu sumber penerimaan yang berhasil dihimpun pada hari ini.

“Sumber anggarannya diantaranya adalah dana alokasi umum yang tersedia, dan pembayaran Pajak kendaraan bermotor yang terus mengalir setiap hari,” jelasnya.

Pajak kendaraan terlihat memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pendapatan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat. Bahkan, KDM menyebutkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat Jawa Barat dalam membayar PKB.

Baca juga: Polda Jabar Manfaatkan 75 Hektare Lahan untuk Ketahanan Pangan

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak kendaraan bermotor dan pemerintah provinsi yang selalu semangat membangun jalan dan seluruh kelengkapannya,” ucapnya.

Namun demikian, KDM menyampaikan catatan bahwa pembayaran kepada kontraktor akan disesuaikan dengan kualitas hasil pekerjaan. Ia membaginya ke dalam tiga kategori, yakni pekerjaan sangat baik, baik, dan kurang baik.

Pembagian kategori tersebut, lanjut KDM, ditetapkan berdasarkan hasil audit dan proses verifikasi yang dilakukan oleh Pemprov Jabar terhadap pekerjaan para kontraktor.

“Terhadap pekerjaan yang kurang baik, kami akan terus lakukan verifikasi, audit, dan studi lapangan, agar pekerjaan yang kurang baik, kami tidak akan membayarkan semuanya. Tentu kami akan membayar sesuai pekerjaannya,” jelas mantan Bupati Purwakarta itu.

Baca juga: Tak Sekadar Penghargaan, Gapura Pancawaluya Jadi Mesin Perubahan Karakter Pendidikan Jabar

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan saran dan kritik terhadap kinerja para kontraktor melalui media sosial sebagai bentuk kontrol publik.

“Silahkan warga masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran dan postingan ke media sosial mengenai pekerjaan-pekerjaan, agar kita senantiasa memiliki lembaga kontrol di berbagai tempat, yaitu masyarakat secara luas, sehingga hasil pembangunan berkualitas,” tutupnya.*** (Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan
KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026
KDM Sambut Kajati Jabar Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga
Wagub Jabar Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia
Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor Timpa 5 Pengendara Motor, Satu Korban Kritis
MRO Masuk BIJB Kertajati, Bupati Majalengka: Ini Harapan Baru yang Sudah Lama Ditunggu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:11 WIB

KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:05 WIB

Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:57 WIB

KDM Sambut Kajati Jabar Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB