Forum Pembauran Kebangsaan Gelar Festival Sangkuriang: Rayakan Harmonisasi 23 Etnis di Cimahi

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Sangkuriang tampilkan ragam Seni Tradisional, Sabtu (13/12/2025).

Festival Sangkuriang tampilkan ragam Seni Tradisional, Sabtu (13/12/2025).

Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Keharmonisan ragam etnis di Kota Cimahi terlihat nyata dari panggung Festival Sangkuriang yang berlangsung di Alun-alun Cimahi, Sabtu (13/12/2025).

Adalah Forum Pembauran Kebangsaan yang menggelar Festival Sangkuriang dengan melibatkan 23 suku yang hingga kini hidup berdampingan dan berkembang di Kota Cimahi.

Event yang berlangsung semarak itu menjadi ajang silaturahmi antar etnis dan budaya, sehingga menjadi penanda kuatnya kebersamaan masyarakat meski berasal dari budaya yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya diisi masyarakat beragam etnik, kegiatan tersebut menurut Wali Kota Cimahi Ngatiyana sukses terselenggara berkat swadaya seluruh masyarakat di dalam forum itu sendiri.

“Sangkuriang Festival ini murni swadaya dari Forum Pembauran Kebangsaan, tidak menggunakan anggaran APBD. Ini swadaya,” kata Ngatiyana kepada awak media.

Acara berlangsung meriah saat dipanggung tampil berbagai tarian tradisional, pertunjukan adat 23 etnis, serta pawai budaya menyusuri jalan Gandawijaya dan berakhir di pusat kegiatan, yakni Alun-alun Cimahi.

Ngatiyana menegaskan kembali bahwa seluruh biaya penyelenggaraan acara tidak menggunakan APBD serta tanpa intervensi anggaran pemerintah kota.

“Tidak menggunakan APBD, tetapi inisiatif swadaya dari Forum Pembauran Kebangsaan secara swadaya untuk melaksanakan kegiatan,” imbuhnya.

Ia berjanji Festival Sangkuriang akan diselenggarakan tahunan. Pasalnya, event yang secara langsung melibatkan masyarakat tersebut sangat penting dan berkontribusi dalam upaya menjaga harmonisasi antar etnis masyarakat Kota Cimahi.

Kendati demikian, pensiunan prajurit TNI AD itu memastikan keharmonisan masyarakat berbeda suku bangsa di Kota yang dipimpinnya itu telah terjalin kuat dalam waktu yang sangat lama. Bahkan komunikasi dan silaturahmi juga rutin digelar selain dalam event seperti hari ini.

“Kalau pertemuan atau silaturahmi, tiap bulan kita ketemu,” ujarnya.

Kegiatan yang mengedepankan unsur budaya, lanjut Ngatiyana menjadi sarana efektif dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu
Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat
Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka
Bandung Kembali Rawan Begal, Polisi Tingkatkan Patroli dan Kejar Pelaku Kejahatan Jalanan
Bandara Husein Resmi Berganti Nama, Bandung Siapkan Penerbangan ke 10 Destinasi
ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Korupsi Hibah Rp1,5 Miliar, Pemkab Hentikan Gaji dan Nonaktifkan Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka

Berita Terbaru