FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, Pelajar Nonton Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu calon venue Piala Dunia U20 2021. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nz

Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu calon venue Piala Dunia U20 2021. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nz

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan sejumlah program untuk menyambut FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin.

Salah satu program tersebut menyasar kalangan pelajar. Pemkab Bandung berencana mengajak anak-anak sekolah menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion Si Jalak Harupat tanpa biaya tiket.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, program tersebut dapat memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi bagi pelajar yang memiliki minat terhadap sepak bola.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dadang, pengalaman menyaksikan pertandingan internasional secara langsung dapat mendorong generasi muda mengembangkan bakat olahraga, khususnya sepak bola.

“Diharapkan nanti anak-anak sekolah bisa menonton di Si Jalak Harupat pada waktu pelaksanaan nanti FIFA Asian Cup akan dilaksanakan secara gratis. Bahkan akan menyiapkan doorprize,” kata Dadang saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (24/9/2026).

Pemkab Bandung Percepat Persiapan Stadion

Pemkab Bandung juga terus mengejar kesiapan Stadion Si Jalak Harupat sebagai salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026.

Dadang menyebut progres persiapan stadion kini mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Pemerintah daerah masih menyelesaikan beberapa fasilitas untuk mendukung pelaksanaan turnamen.

Pemkab Bandung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan teknis sebelum pertandingan berlangsung.

Dadang menilai status tuan rumah ajang internasional membawa tanggung jawab besar bagi pemerintah daerah. Karena itu, Pemkab Bandung terus memantau setiap kebutuhan penyelenggaraan agar turnamen berjalan lancar.

Pelajar Didorong Kenal Dunia Sepak Bola

Program nonton gratis bagi pelajar tidak hanya bertujuan memenuhi tribun stadion. Pemkab Bandung juga ingin menghadirkan pengalaman langsung bagi generasi muda.

Dadang berharap kesempatan tersebut dapat menumbuhkan minat pelajar terhadap sepak bola. Mereka juga bisa melihat langsung atmosfer pertandingan dengan standar internasional.

Pengalaman itu dapat menjadi motivasi bagi pelajar untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan olahraga sejak usia sekolah.

Pemkab Bandung Buka Peluang bagi UMKM

Pemkab Bandung juga melihat FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar Stadion Si Jalak Harupat.

Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum pertandingan untuk meningkatkan penjualan.

Dadang mengatakan, Pemkab Bandung sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat mengenai penataan lokasi bagi pedagang.

“Saya berharap bahwa pelaku UMKM di sini bisa hadir, bisa berjualan di sekitar Si Jalak Harupat dengan tidak mengganggu ketertiban dan keamanan,” ujar Dadang.

Pemkab Bandung bersama kepolisian akan mengatur zona khusus bagi pelaku UMKM. Pemerintah berharap penataan tersebut dapat menjaga kelancaran arus penonton sekaligus membuka ruang usaha bagi masyarakat.

“Insyaallah kami dengan Pak Kapolda sudah koordinasi bagaimana untuk tempat pelaku UMKM untuk kegiatan-kegiatan ini sehingga ada dampak secara ekonomi,” katanya.

Melalui rangkaian persiapan tersebut, Pemkab Bandung ingin memanfaatkan FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya sebagai ajang olahraga internasional. Pemerintah juga mendorong keterlibatan pelajar serta membuka peluang ekonomi bagi UMKM di sekitar Stadion Si Jalak Harupat. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Cabai Rawit Merah di Bandung Tembus Rp100 Ribu per Kg, Pedagang Ungkap Penyebabnya
HAORNAS ke-43, Dedi Mulyadi Tekankan Sportivitas dan Kejujuran
Polda Jabar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat
Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu
Macet Panjang di Soekarno-Hatta Bandung, Farhan Soroti Kontraktor
Pemkot Bandung Kaji Ulang Investasi Revitalisasi Pasar Baru Rp800 Miliar
Super Flu Ramai di Media Sosial, IGD Rumah Sakit di Bandung Dipadati Pasien
Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Sampaikan Belasungkawa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:00 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, Pelajar Nonton Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 07:00 WIB

Harga Cabai Rawit Merah di Bandung Tembus Rp100 Ribu per Kg, Pedagang Ungkap Penyebabnya

Kamis, 24 September 2026 - 06:00 WIB

HAORNAS ke-43, Dedi Mulyadi Tekankan Sportivitas dan Kejujuran

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Polda Jabar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu

Berita Terbaru

Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu calon venue Piala Dunia U20 2021. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nz

Bandung Raya

FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, Pelajar Nonton Gratis

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:00 WIB

Gubernur Jabar saat menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Sport Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

Jawa Barat

HAORNAS ke-43, Dedi Mulyadi Tekankan Sportivitas dan Kejujuran

Kamis, 24 Sep 2026 - 06:00 WIB