Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya

Rabu, 16 September 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi isi BBM. Foto: Pertamina Patra Niaga

Ilustrasi isi BBM. Foto: Pertamina Patra Niaga

JAKARTA, KP – Masyarakat yang menyimpan bahan bakar minyak (BBM) sebagai persediaan perlu memperhatikan masa penyimpanannya. BBM yang terlalu lama tersimpan dapat mengalami penurunan kualitas.

Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) Jayan Sentanuhady mengatakan, konsumen masih dapat menyimpan BBM selama sekitar tiga sampai enam bulan. Namun, lama penyimpanan bergantung pada jenis BBM dan cara konsumen menyimpannya.

“Umumnya BBM yang mengandung nabati seperti biosolar dan etanol lebih cepat mengalami degradasi,” kata Jayan kepada Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenis BBM Memengaruhi Lama Penyimpanan

Kandungan bahan bakar menjadi salah satu faktor yang menentukan daya tahan BBM selama penyimpanan.

BBM dengan kandungan nabati, seperti biosolar dan bahan bakar yang mengandung etanol, cenderung mengalami degradasi lebih cepat.

Karena itu, konsumen tidak hanya perlu memperhatikan jumlah BBM yang disimpan. Jenis bahan bakar juga perlu menjadi pertimbangan.

Jayan menyebut tangki yang kedap udara sebagai tempat penyimpanan yang ideal. Namun, tangki kendaraan biasanya tetap memiliki sistem ventilasi untuk menjaga keseimbangan tekanan udara.

Kondisi tersebut membuat BBM di dalam tangki kendaraan tetap berhubungan dengan udara.

Udara Bisa Mempercepat Penurunan Kualitas BBM

Pemilik bengkel spesialis Toyota Mitsubishi Garasi Auto Service, Muchlis, menjelaskan bahwa paparan udara dapat mempercepat penurunan kualitas BBM.

Menurut dia, oksigen di dalam udara dapat memicu proses oksidasi pada bahan bakar. Risiko tersebut semakin besar ketika konsumen menggunakan tangki atau wadah yang tidak tertutup rapat.

“Pertama BBM terpapar udara. Ini akan memicu terjadinya oksidasi dalam jumlah banyak. Bila tangki atau wadah tidak rapat, BBM akan bereaksi dengan oksigen,” ujar Muchlis.

Proses tersebut dapat memengaruhi kualitas BBM, terutama jika konsumen menyimpan bahan bakar dalam waktu lama.

Hindari Menyimpan BBM di Tempat Panas

Suhu juga berperan dalam menjaga kualitas BBM selama penyimpanan.

Paparan sinar matahari secara langsung dapat meningkatkan suhu bahan bakar. Suhu tinggi kemudian dapat mempercepat proses penguapan dan reaksi kimia pada BBM.

Kondisi tersebut dapat membuat komponen tertentu pada bensin lebih cepat menguap. Akibatnya, karakteristik dan kualitas bahan bakar dapat berubah.

Karena itu, konsumen sebaiknya memilih lokasi penyimpanan yang terlindung dari panas dan sinar matahari langsung.

Kelembapan Juga Perlu Diperhatikan

Selain udara dan suhu, konsumen perlu memperhatikan kelembapan ketika menyimpan BBM.

Muchlis menjelaskan bahwa perubahan suhu dapat memicu proses kondensasi di dalam tangki. Kondisi tersebut memungkinkan air masuk dan bercampur dengan bahan bakar.

Masalah tersebut juga dapat muncul pada penyimpanan solar. Menurut Muchlis, air dan kondisi penyimpanan yang kurang baik dapat mendukung pertumbuhan mikroba atau jamur pada solar.

Karena itu, konsumen perlu menjaga wadah BBM tetap tertutup dan memastikan tempat penyimpanan tidak lembap.

Jangan Gunakan Wadah Sembarangan

Jenis wadah juga menentukan kualitas BBM selama penyimpanan.

Konsumen sebaiknya menggunakan wadah yang memang dirancang untuk menyimpan bahan bakar. Wadah yang tidak sesuai, termasuk beberapa jenis jeriken plastik biasa, dapat meningkatkan risiko kontaminasi.

Material wadah yang tidak kompatibel dengan BBM juga berpotensi mengalami reaksi dengan bahan bakar. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebersihan dan kualitas BBM.

Selain itu, penyimpanan dalam waktu lama tanpa penggunaan juga dapat membuat kualitas bahan bakar menurun secara alami.

Muchlis mengatakan, BBM yang terlalu lama diam tanpa sirkulasi dapat mengalami penurunan kualitas.

Jangan Simpan BBM Terlalu Lama

Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa konsumen tidak cukup hanya memperhatikan lama penyimpanan BBM.

Jenis bahan bakar, kondisi wadah, paparan udara, suhu, dan kelembapan turut menentukan kualitas BBM selama disimpan.

Dosen UGM menyebut masa penyimpanan sekitar tiga sampai enam bulan masih dapat ditoleransi, dengan catatan konsumen menyimpan BBM dengan cara yang tepat.

Karena itu, masyarakat yang menyimpan BBM sebagai persediaan sebaiknya tidak menyimpannya terlalu lama. Gunakan wadah yang sesuai, pilih tempat yang terlindung dari panas, serta minimalkan paparan udara dan kelembapan.

Langkah tersebut dapat membantu menjaga kualitas BBM selama masa penyimpanan. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Berita Terbaru