HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Tegaskan Semangat Kebersamaan

Selasa, 15 September 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) pada 25 September 2026, Pemkot Bandung perkenalkan identitas baru (dok. Humas Pemkot Bandung)

Menjelang peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) pada 25 September 2026, Pemkot Bandung perkenalkan identitas baru (dok. Humas Pemkot Bandung)

KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memperkenalkan identitas visual baru untuk memperingati Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB). Perayaan tersebut akan berlangsung pada 25 September 2026 dengan mengusung tema “Solidarity in Harmony”.

Tema HJKB ke-216 tidak hanya menjadi identitas perayaan. Pemkot Bandung menggunakan tema tersebut untuk menggambarkan semangat warga dalam membangun ruang bersama dan mengelola keberagaman.

Kata “Solidarity” menggambarkan hubungan dan kebersamaan yang mendorong warga untuk saling terhubung. Semangat itu juga mencakup komunitas, pelaku ekonomi kreatif, seniman, serta berbagai kelompok masyarakat di Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui semangat tersebut, Bandung ingin terus berkembang sebagai ruang bersama. Berbagai elemen masyarakat dapat bertemu, berinteraksi, bertukar gagasan, dan menghasilkan karya.

Harmoni Bukan Berarti Seragam

Sementara itu, kata “Harmony” memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar keseragaman. Konsep tersebut menekankan kemampuan masyarakat dalam mengelola berbagai perbedaan.

Pemkot Bandung melihat keberagaman sebagai kekuatan. Perbedaan latar belakang, gagasan, komunitas, dan kreativitas warga dapat menjadi energi positif untuk mendorong kemajuan kota.

Konsep itu juga menunjukkan karakter Bandung sebagai kota yang tumbuh dari interaksi banyak kelompok masyarakat.

HJKB ke-216 Menjadi Titik Balik Bandung

Sejarah Kota Bandung mencatat sejumlah momentum penting yang ikut membentuk karakter kota. Bandung berkembang sebagai pusat pemerintahan pada 1810.

Nama Bandung kemudian semakin dikenal sebagai Paris van Java pada 1928. Kota ini juga memiliki catatan sejarah penting melalui peristiwa Bandung Lautan Api pada 1946 dan Konferensi Asia-Afrika pada 1955.

Memasuki era modern, Bandung memperkuat identitas sebagai kota kreatif sejak 2008.

Pemerintah Kota Bandung kemudian menempatkan HJKB ke-216 sebagai salah satu momentum untuk mendorong pertumbuhan kota pada tahap berikutnya.

Identitas Visual HJKB ke-216 Lebih Dinamis

Pemkot Bandung juga melakukan penyegaran terhadap identitas visual HJKB. Jika identitas HJKB ke-215 menggunakan elemen yang cenderung saling mengunci, desain HJKB ke-216 tampil lebih dinamis dan terbuka.

Setiap elemen visual dapat bergerak dan membentuk berbagai susunan. Konsep tersebut menggambarkan perkembangan ruang publik dan aktivitas komunitas di berbagai kawasan Bandung.

Kehadiran komunitas di ruang publik menjadi bagian penting dari gambaran tersebut. Berbagai aktivitas warga ikut menghidupkan sudut-sudut kota sepanjang satu tahun terakhir.

Ruang Publik Jadi Bagian dari Semangat HJKB

Semangat “Solidarity in Harmony” juga terlihat melalui berbagai aktivitas yang berlangsung di ruang kota.

Sepanjang 2025, Pemkot Bandung mempromosikan 84 agenda budaya melalui Calendar of Event. Salah satu agenda tersebut ialah Asia Africa Festival 2025 yang berlangsung di kawasan Jalan Asia Afrika, Braga, dan Cikapundung.

Pemkot Bandung juga mendorong pemanfaatan ruang kreatif publik. Salah satunya melalui penataan kawasan kolong Pasupati yang menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat.

Berbagai kegiatan tersebut memperlihatkan upaya pemerintah dalam membuka ruang bagi warga, komunitas, seniman, dan pelaku ekonomi kreatif.

HJKB ke-216 Bawa Pesan Kebersamaan

Dengan pendekatan visual yang hangat dan dekat dengan masyarakat, HJKB ke-216 ingin menghadirkan perayaan yang tidak hanya mengingat perjalanan sejarah Kota Bandung.

Perayaan tahun ini juga mengajak masyarakat untuk melihat keberagaman sebagai kekuatan bersama.

Melalui tema “Solidarity in Harmony”, Kota Bandung menegaskan kembali pentingnya kebersamaan dalam menjaga ruang publik, memperkuat interaksi warga, serta mendorong lahirnya berbagai karya dan aktivitas produktif.

Hari Jadi ke-216 Kota Bandung pada 25 September 2026 pun menjadi momentum untuk merayakan perjalanan panjang kota sekaligus menatap perkembangan Bandung pada masa mendatang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru