Defisit APBN Mei 2026 Tercatat 0,70%, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Stabil

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa meminta pelaku usaha sawit untuk mematuhi aturan pajak. Sumber foto : Kementerian Keuangan RI

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa meminta pelaku usaha sawit untuk mematuhi aturan pajak. Sumber foto : Kementerian Keuangan RI

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fiskal Indonesia tetap stabil hingga akhir Mei 2026. Ia menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berada pada level aman.

Purbaya menjelaskan defisit APBN tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau setara 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ia menilai angka tersebut masih bisa dikendalikan dengan baik.

Pemerintah Dorong Penerimaan Negara Naik

Purbaya menyebut pemerintah berhasil mendorong peningkatan penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan dan kepabeanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga 31 Mei 2026, pendapatan negara mencapai Rp1.185 triliun. Angka ini tumbuh 19,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Ia menegaskan peningkatan tersebut membantu menjaga keseimbangan fiskal.

Belanja Negara Tumbuh Lebih Tinggi

Di sisi lain, pemerintah juga mencatat peningkatan belanja negara yang cukup signifikan. Realisasi belanja mencapai Rp1.365,4 triliun hingga akhir Mei 2026.

Belanja tersebut tumbuh 34,4 persen secara tahunan. Pemerintah terus mengarahkan pengeluaran untuk mendukung program prioritas dan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Defisit Masih Dalam Batas Kendali

Purbaya menegaskan selisih antara pendapatan dan belanja masih berada dalam koridor yang aman. Ia menyebut penguatan penerimaan pajak dan bea cukai menjadi faktor utama yang menjaga defisit tetap terkendali.

“Defisitnya sampai dengan Mei 2026 sebesar 0,70 persen. Kondisi ini bisa kita kendalikan karena ada perbaikan signifikan di sektor pajak dan bea cukai,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta Pusat.

Pemerintah Optimistis Stabilitas Fiskal Terjaga

Pemerintah menilai kinerja APBN hingga pertengahan 2026 masih sejalan dengan target yang ditetapkan. Dengan tren penerimaan yang meningkat, pemerintah optimistis stabilitas fiskal dapat terus terjaga hingga akhir tahun. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya
BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya

Rabu, 4 November 2026 - 14:52 WIB

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Berita Terbaru