KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat terus memperkuat literasi digital masyarakat untuk menghadapi maraknya hoaks, judi online, dan berbagai bentuk disinformasi. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar workshop bertajuk KIM Peduli Digital di Politeknik Mandiri Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Selasa (2/6/2026).

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat terus memperkuat literasi digital masyarakat untuk menghadapi maraknya hoaks, judi online, dan berbagai bentuk disinformasi. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar workshop bertajuk KIM Peduli Digital di Politeknik Mandiri Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Selasa (2/6/2026).

MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat terus memperkuat literasi digital masyarakat untuk menghadapi maraknya hoaks, judi online, dan berbagai bentuk disinformasi. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar workshop bertajuk KIM Peduli Digital di Politeknik Mandiri Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Selasa (2/6/2026).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peran penting di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, KIM dapat membantu masyarakat memilah informasi sebelum menyebarkannya kepada publik.

“KIM harus hadir hingga tingkat desa. Komunitas ini dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat literasi digital warga,” ujar Taufik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai pembentukan KIM semakin mendesak karena masih banyak warga yang terpapar judi online, pinjaman online ilegal, dan hoaks di media sosial. Karena itu, pemerintah perlu memperluas keberadaan KIM di seluruh wilayah Jawa Barat.

Menurut Taufik, KIM dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi digital. Dengan begitu, warga mampu mengenali dan menolak informasi palsu yang beredar di lingkungan mereka.

“Informasi yang benar akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat. Pada akhirnya, kondisi itu dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

DPRD Siapkan Dukungan Regulasi dan Anggaran

DPRD Jawa Barat melalui Komisi I menyatakan siap mendukung pengembangan KIM. Dukungan tersebut mencakup penyusunan regulasi, penguatan program pembinaan, hingga alokasi anggaran.

Selain itu, DPRD mendorong Diskominfo Jabar menyusun standar operasional yang jelas bagi seluruh KIM. DPRD juga mengusulkan evaluasi kompetensi secara rutin agar kualitas anggota KIM terus meningkat.

Taufik menambahkan, pemerintah perlu memberikan penghargaan kepada KIM yang aktif mengedukasi masyarakat. Langkah tersebut dapat memotivasi komunitas untuk terus berinovasi.

Diskominfo Jabar Fokus Tingkatkan Kompetensi KIM

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim, menyambut positif dukungan DPRD. Ia menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan literasi digital di Jawa Barat.

Menurut Nidar, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan ruang digital yang terus berkembang. Karena itu, Diskominfo Jabar akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan komunitas masyarakat.

“Kami akan mempercepat pembentukan KIM di berbagai daerah. Kami juga akan meningkatkan kemampuan anggota KIM agar lebih siap menghadapi tantangan digital,” ujarnya.

Diskominfo Jabar juga menyiapkan sistem evaluasi kompetensi secara berkala. Melalui langkah itu, setiap KIM dapat terus meningkatkan kualitas edukasi yang diberikan kepada masyarakat.

Nidar menegaskan bahwa KIM harus memiliki kemampuan memverifikasi informasi dan mengklarifikasi hoaks secara mandiri. Kemampuan tersebut penting agar komunitas dapat menjalankan fungsinya secara optimal.

Peserta Bimtek Rasakan Manfaat Pelatihan

Perwakilan KIM Hujan Keruh Majalengka, Saprodin, mengaku pelatihan tersebut sangat membantu pengurus komunitas di tingkat desa. Ia menilai tantangan edukasi masyarakat semakin berat karena informasi menyebar sangat cepat melalui media sosial dan grup percakapan.

Menurutnya, banyak warga langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Kondisi itu sering memicu penyebaran hoaks terkait kesehatan, bantuan sosial, maupun pinjaman online.

“Melalui pelatihan ini kami belajar memverifikasi informasi dan menjelaskan fakta kepada masyarakat dengan bahasa yang sederhana,” kata Saprodin.

Perkuat Kolaborasi Menuju Masyarakat Cakap Digital

Workshop KIM Peduli Digital menghadirkan praktisi teknologi informasi Fikri Emsa Silmi serta Riza Dwi Januar dari Besok Senin sebagai narasumber.

Diskominfo Jabar berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, Jawa Barat dapat melahirkan masyarakat yang lebih cakap digital, kritis terhadap informasi, dan tangguh menghadapi ancaman disinformasi maupun kejahatan siber. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol
10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Berita Terbaru