MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Bupati Majalengka, Eman Suherman, meminta dinas terkait segera memperbaiki rumput sintetis di Alun-Alun Majalengka. Permintaan itu ia sampaikan saat mengikuti kegiatan Geber Jumat, Jumat (29/5/2026).
Eman bersama jajaran perangkat daerah meninjau langsung kawasan alun-alun. Dalam peninjauan itu, mereka menemukan sejumlah bagian rumput sintetis mulai aus dan rusak akibat tingginya aktivitas pengunjung.
Menurut Eman, pemerintah harus menjaga kenyamanan ruang publik agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat berkunjung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya meminta dinas terkait segera memperbaiki rumput sintetis supaya masyarakat tetap nyaman saat beraktivitas di alun-alun,” ujar Eman.
Alun-Alun Majalengka menjadi salah satu pusat keramaian di jantung kota. Lokasinya berada di depan Masjid Al-Imam dan Pendopo Bupati Majalengka.
Warga memanfaatkan kawasan tersebut untuk berolahraga, bersantai, hingga berkumpul bersama keluarga. Setiap sore dan malam, pengunjung selalu memadati area alun-alun.
Eman juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum. Ia menilai kepedulian warga sangat penting agar fasilitas publik tetap awet dan nyaman digunakan.
“Kita harus menjaga fasilitas ini bersama-sama. Kalau semua peduli, alun-alun akan tetap nyaman untuk masyarakat,” katanya.
Selain meminta perbaikan, Eman juga meminta dinas terkait meningkatkan pengawasan di kawasan alun-alun. Ia ingin pengunjung lebih sadar menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas umum.
Salah seorang warga Majalengka, Rina (32), mengaku sering mengajak anak-anaknya bermain di Alun-Alun Majalengka.
“Kalau sore saya sering ke sini bersama anak-anak. Tempatnya nyaman dan gratis,” ujarnya.
Warga lainnya, Dedi (41), berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang tersedia di kawasan alun-alun.
“Kalau semua ikut menjaga, fasilitas umum pasti lebih awet dan tetap nyaman dipakai,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap Alun-Alun Majalengka tetap menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat.***






