KABAR PAJAJARAN – Adam Mosseri mengingatkan kreator Instagram untuk mengubah cara menilai performa konten. Ia menilai banyak pengguna masih terlalu fokus pada angka jangkauan (reach) tanpa memahami penyebabnya.
Ia menjelaskan bahwa kreator perlu memprioritaskan engagement rate. Metrik ini menunjukkan interaksi pengguna setelah melihat konten. Interaksi tersebut mencakup likes, komentar, simpan, dan bagikan.
“Jika Anda ingin memahami mengapa unggahan mendapat jangkauan lebih tinggi atau lebih rendah, fokuslah pada engagement rate,” kata Mosseri melalui Instagram, Selasa (26/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mosseri membagi jangkauan menjadi dua kategori. Pertama, connected reach. Ini mencakup audiens yang sudah menjadi pengikut. Pada kategori ini, like menjadi indikator utama.
Kedua, unconnected reach. Ini mencakup audiens dari rekomendasi Instagram. Pada kategori ini, send atau konten yang dibagikan menjadi faktor penting.
Ia menjelaskan pembagian ini membantu kreator Reels memahami performa konten. Instagram juga terus mengembangkan fitur Insights. Tujuannya agar kreator lebih mudah membaca data analitik. ***






