Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Drama kolosal bertajuk Peuting Munggaran menjadi puncak rangkaian Milangkala Tatar Sunda yang digelar di kawasan Gedung Sate, Minggu malam (17/5/2026).
Pagelaran berdurasi sekitar 2,5 jam itu menjadi penanda hadirnya Hari Tatar Sunda tepat pada 18 Mei 2026 pukul 00.00 WIB.
Disutradarai oleh Sujiwo Tejo yang juga tampil sebagai Sunan Kalijaga, drama tersebut mengangkat kembali nilai-nilai kehidupan yang diwariskan Kerajaan Pajajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Puluhan Ribu Warga Padati Bandung, Puncak Milangkala Tatar Sunda Berlangsung Semarak
Sejumlah seniman dan artis nasional turut ambil bagian dalam pertunjukan tersebut. Coki Sitohang tampil memerankan Soekarno, sementara Oni SOS berperan sebagai petani bernama Marhaen.
Aktor Teuku Rifnu Wikana menjadi tokoh sentral sebagai Prabu Siliwangi. Selain itu, Tri Utami dan Hetty Koes Endang turut membawakan tembang-tembang Sunda yang diiringi musik MK9.
Melalui panggung teater, para seniman menyampaikan berbagai pesan moral yang relevan dengan kehidupan masa kini, seperti pentingnya menjaga alam, memimpin dengan hati, hingga nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh.
Baca juga: KDM Dukung Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
Pada bagian akhir pertunjukan, Coki Sitohang membacakan Dasa Sila Bandung di hadapan ribuan penonton yang memadati kawasan Gedung Sate.
Dedi Mulyadi menyebut rangkaian napak tilas Pajajaran bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi energi untuk menata masa depan Jawa Barat.
“Dalam membuat kebijakan masa depan, perlu berkontemplasi pada masa lalu untuk mengambil pelajaran berharga,” ujar KDM.
Ia juga mengapresiasi seluruh seniman, kru, sponsor, serta masyarakat yang mengikuti pertunjukan hingga selesai.
Baca juga: Bobotoh Padati Flyover Pasupati, Bandung Rayakan Kemenangan Dramatis Persib
Menurut KDM, kesuksesan drama kolosal tersebut akan dilanjutkan pada Milangkala Tatar Sunda tahun depan dengan tema Bubat.
Selain itu, ia berencana menghidupkan kembali seni teater di lingkungan sekolah melalui program khusus yang akan dimasukkan dalam kegiatan pendidikan.
“Saya akan menghidupkan kembali teater di setiap sekolah-sekolah, agar anak-anak berlatih peran,” tegasnya.
Sebelumnya, rangkaian Milangkala Tatar Sunda telah diawali dengan Kirab Budaya Mahkota Binokasih yang digelar di sembilan kota di Jawa Barat sejak 2 Mei 2026.***(Nalika)






