Mau Masuk Tol Purwomartani, Pemudik Ini Justru Diantar Google Maps ke Tengah Sawah!

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemudik arus balik Lebaran viral nyasar ke sawah usai ikuti Google Maps (Dok Istimewa)

Pemudik arus balik Lebaran viral nyasar ke sawah usai ikuti Google Maps (Dok Istimewa)

Yogyakarta, Kabar Pajajaran – Sejumlah pemudik mengaku kebingungan saat hendak menuju akses Tol Purwomartani. Pasalnya, aplikasi Google Maps justru mengarahkan mereka ke jalan kecil hingga berujung di area persawahan.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya arus mudik dan balik Lebaran. Banyak pengguna mengandalkan navigasi digital untuk mencari rute tercepat menuju jalan tol. Namun, tidak semua rute yang disarankan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Tersesat Hingga ke Jalan Sempit

Beberapa pemudik mengaku mengikuti arahan aplikasi tanpa ragu. Mereka masuk ke jalan desa yang semakin menyempit. Bahkan, ada yang berujung di jalan tanah di tengah sawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini membuat kendaraan, terutama mobil, kesulitan untuk melintas dan berputar arah. Tak sedikit pemudik yang akhirnya harus bertanya kepada warga sekitar untuk menemukan jalur yang benar menuju Tol Purwomartani.

Diduga Data Peta Belum Diperbarui

Kesalahan rute ini diduga akibat data peta yang belum sepenuhnya diperbarui. Beberapa akses jalan tol baru memang belum terintegrasi secara optimal di aplikasi navigasi.

Selain itu, sistem juga kerap memilih jalur alternatif yang dianggap lebih cepat, meskipun kondisi jalannya tidak layak dilalui kendaraan roda empat.

Imbauan untuk Pemudik

Pengguna jalan diimbau untuk tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi. Pemudik disarankan untuk tetap memperhatikan rambu lalu lintas dan mengikuti petunjuk resmi menuju jalan tol.

Jika ragu, pengemudi bisa bertanya kepada petugas di lapangan atau warga sekitar agar tidak tersesat.

Selain itu, penting untuk memastikan aplikasi navigasi sudah diperbarui ke versi terbaru guna meminimalkan kesalahan rute.

Tetap Waspada di Perjalanan

Momen mudik sering kali diwarnai lonjakan volume kendaraan dan perubahan rekayasa lalu lintas. Oleh karena itu, kewaspadaan pengemudi menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan lancar.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan pemudik dapat sampai ke tujuan tanpa hambatan berarti. *** (Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Tayang Global, Antusiasme dan Fakta Produksi The Devil Wears Prada 2 Terus Menguat
Helikopter PK-CFX Putus Kontak di Sekadau, Operasi Pencarian Dikebut
Empat Prajurit BAIS TNI Terancam 12 Tahun Penjara di Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditahan Kejaksaan Agung, Publik Soroti Nasib Lembaga Pengawas
Korlantas Berlakukan Nasional Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Sementara hingga 2026
Link Resmi Dibuka! Pemerintah Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes dan 5.476 Pegawai Nelayan
Tol Getaci Mandek, Pemerintah Timbang Alihkan Fokus ke Bendungan Pengendali Banjir
Korlantas Siapkan Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama Berlaku Nasional 2026, Dedi Mulyadi: Momentum Besar Wajib Pajak

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:49 WIB

Jelang Tayang Global, Antusiasme dan Fakta Produksi The Devil Wears Prada 2 Terus Menguat

Kamis, 16 April 2026 - 13:50 WIB

Helikopter PK-CFX Putus Kontak di Sekadau, Operasi Pencarian Dikebut

Kamis, 16 April 2026 - 13:36 WIB

Empat Prajurit BAIS TNI Terancam 12 Tahun Penjara di Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kamis, 16 April 2026 - 12:16 WIB

Korlantas Berlakukan Nasional Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Sementara hingga 2026

Kamis, 16 April 2026 - 10:47 WIB

Link Resmi Dibuka! Pemerintah Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes dan 5.476 Pegawai Nelayan

Berita Terbaru