Di Momen Lebaran, Dedi Mulyadi Akui Layanan Belum Maksimal dan Minta Maaf ke Warga Jabar

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan dalam momen Shalat Idul Fitri 1447 H di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2026). Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas layanan pemerintah yang belum maksimal. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan dalam momen Shalat Idul Fitri 1447 H di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2026). Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas layanan pemerintah yang belum maksimal. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat dalam momentum Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Sabtu (21/3/2026).

Dalam sambutannya, Dedi yang akrab disapa KDM mengakui bahwa pelayanan Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menyoroti sejumlah persoalan yang masih dirasakan warga, mulai dari infrastruktur yang belum merata, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Festival Dulag Istimewa Digelar di Gedung Sate, KDM: Tradisi Beduk Jangan Sampai Hilang

“Masih ada jalan rusak di pelosok desa, rumah bocor saat hujan, hingga masyarakat yang kesulitan berobat karena BPJS tidak aktif,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

KDM juga menyinggung masih adanya anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal, serta warga yang mengalami kesulitan ekonomi.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi refleksi bahwa pemerintah belum sepenuhnya hadir secara maksimal untuk masyarakat.

“Seharusnya hal-hal seperti itu tidak terjadi jika anggaran dikelola dengan sungguh-sungguh dan kepentingan rakyat menjadi prioritas utama,” katanya.

Baca juga: Lebaran 2026, Dedi Mulyadi Gelar Open House untuk Warga di Gedung Pakuan

Soroti Pengelolaan Anggaran

Dalam kesempatan tersebut, KDM juga mengkritisi pengelolaan anggaran yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat.

Ia menyoroti masih adanya berbagai pungutan di masyarakat, mulai dari tingkat RT hingga kegiatan sosial, di tengah kewajiban pajak yang telah dipenuhi warga.

“Dengan begitu banyak pungutan, apakah kita sudah lebih sejahtera dari negara lain?” tegasnya.

KDM menilai, kunci utama perbaikan terletak pada efisiensi serta realokasi anggaran agar lebih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga: Awas ‘Lapar Mata’ Saat Lebaran! Simak 5 Trik Jitu Tetap Sehat di Tengah Gempuran Opor dan Rendang

Komitmen Perbaikan Layanan

Dalam refleksi kepemimpinannya, KDM menegaskan bahwa seorang pemimpin harus selalu hadir untuk rakyat.

“Pemimpin tidak bisa tidur ketika masih ada rakyat yang lapar, tidak sekolah, atau kesulitan berobat,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh layanan publik seperti puskesmas, rumah sakit, dan sekolah harus terbuka serta responsif tanpa diskriminasi.

KDM juga berjanji akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan, termasuk menekan belanja pemerintah agar lebih efisien dan tepat sasaran.

Ia turut mengapresiasi masyarakat Jawa Barat yang tetap taat membayar pajak meskipun dalam kondisi ekonomi yang menantang.

“Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan pelayanan yang maksimal,” katanya.

Menutup sambutannya, KDM kembali menyampaikan permohonan maaf sekaligus memohon doa agar pemerintah dapat terus berbenah dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik.

Shalat Idul Fitri tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut berlangsung khidmat dengan Imam KH Insan Kamil dan Khatib Dr. KH Tata Sukayat.***(Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Informasi Lowongan Kerja Jabar Lewat Live TikTok
Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Baru IKOPIN Jaga Eksistensi Koperasi
Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo
Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug
Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Informasi Lowongan Kerja Jabar Lewat Live TikTok

Rabu, 16 September 2026 - 09:20 WIB

Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Baru IKOPIN Jaga Eksistensi Koperasi

Rabu, 16 September 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo

Rabu, 16 September 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Berita Terbaru

Wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilanda rangkaian aktivitas seismik yang terhitung cukup intensif pada Rabu (16/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 26 kali gempa bumi mengguncang wilayah tersebut sejak pagi hingga sore hari.

Bandung Raya

Gempa Pangalengan Berulang, Pakar Ungkap Fenomena Earthquake Swarm

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:00 WIB