Nyaris Menang! Persib Harus Puas Berbagi Poin dengan Borneo FC

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda, Kabar Pajajaran – Duel sengit antara Borneo FC Samarinda melawan Persib Bandung pada lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 berakhir imbang 1-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam WIB ini menghadirkan tensi tinggi dan drama hingga menit akhir.

Persib Bandung sempat berada di ambang kemenangan setelah unggul lebih dulu pada babak pertama. Namun, gol penalti di penghujung laga membuat Borneo FC berhasil menyelamatkan satu poin di hadapan pendukungnya sendiri.

Persib Tampil Percaya Diri Sejak Awal

Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung tampil menekan. Tim berjuluk Maung Bandung mencoba menguasai permainan melalui kombinasi umpan pendek di lini tengah yang dikomandoi gelandang andalan mereka, Adam Alis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi tersebut terbukti efektif. Pada menit ke-14, Persib berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari situasi bola liar di dalam kotak penalti Borneo FC, Adam Alis dengan sigap menyambar bola dan mengarahkannya ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau kiper tuan rumah.

Gol tersebut membuat Persib unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Setelah gol tersebut, Persib tetap berusaha mengontrol tempo permainan dengan menjaga penguasaan bola.

Di sisi lain, Borneo FC mencoba merespons dengan membangun serangan dari sisi sayap. Kecepatan para pemain depan mereka sempat beberapa kali merepotkan lini pertahanan Persib, namun hingga akhir babak pertama skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Tekanan Borneo FC di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Borneo FC meningkatkan intensitas permainan. Tim Pesut Etam bermain lebih agresif dengan mendorong lebih banyak pemain ke area pertahanan Persib.

Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui skema bola mati maupun serangan cepat dari sisi sayap. Namun, disiplin lini belakang Persib membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Persib sendiri tidak hanya bertahan. Sesekali mereka melancarkan serangan balik cepat yang cukup berbahaya. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol tambahan.

Memasuki 15 menit terakhir pertandingan, Borneo FC semakin gencar menekan. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti.

Penalti Mariano Peralta Selamatkan Borneo

Kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan oleh penyerang Borneo FC, Mariano Peralta Bauer. Pada menit ke-84, ia dengan tenang mengeksekusi penalti dan berhasil mengecoh kiper Persib.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan langsung memicu sorakan para suporter tuan rumah di Stadion Segiri.

Setelah gol penyama kedudukan, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama mencoba mencari gol kemenangan pada sisa waktu yang ada. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah.

Analisis Pertandingan: Duel Taktik yang Ketat

Secara permainan, Persib sebenarnya mampu menunjukkan organisasi tim yang cukup rapi, terutama pada babak pertama. Mereka berhasil mengontrol lini tengah dan meminimalkan ruang gerak para pemain kreatif Borneo FC.

Gol cepat yang dicetak Adam Alis juga menunjukkan efektivitas serangan Persib dalam memanfaatkan situasi di kotak penalti lawan.

Namun pada babak kedua, Borneo FC menunjukkan karakter kuat sebagai tim tuan rumah. Intensitas pressing yang meningkat membuat Persib lebih banyak bermain bertahan.

Perubahan tempo permainan yang dilakukan Borneo FC membuat Persib kesulitan menjaga konsistensi permainan. Tekanan beruntun dari tuan rumah akhirnya berujung pada penalti yang menjadi gol penyama kedudukan.

Secara statistik, pertandingan ini memperlihatkan keseimbangan kekuatan kedua tim. Persib unggul dalam penguasaan bola dan organisasi permainan, sementara Borneo FC lebih agresif dalam menciptakan tekanan pada babak kedua.

Persaingan Papan Atas Semakin Ketat

Hasil imbang ini membuat kedua tim harus puas berbagi poin. Bagi Persib Bandung, tambahan satu poin di kandang lawan tetap menjadi hasil yang cukup penting, meskipun mereka sempat berada di ambang kemenangan.

Sementara bagi Borneo FC, hasil ini menunjukkan mentalitas kuat tim yang tidak menyerah hingga menit akhir pertandingan.

Dengan hasil ini, persaingan di papan atas klasemen Liga 1 Indonesia musim ini dipastikan semakin ketat. Baik Borneo FC maupun Persib Bandung masih memiliki peluang besar untuk terus bersaing dalam perebutan posisi terbaik hingga akhir musim. ***(Chokie)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan
Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan
Persib Evaluasi Internal Usai Kena Sanksi FIFA, Umuh Muchtar Soroti Kelalaian Manajemen
KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala
Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 8,90 Miliar pada Empat Bulan Pertama 2026
KDM Sambut Kajati Jabar Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi dan Harmonisasi Antarlembaga
Wagub Jabar Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Dampak Dolar Menguat, Kontraktor Enggan Ikut Tender Proyek Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:00 WIB

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:58 WIB

Persib Evaluasi Internal Usai Kena Sanksi FIFA, Umuh Muchtar Soroti Kelalaian Manajemen

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:11 WIB

KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB