Sukabumi, Kabar Pajajaran – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/2/2026) pagi.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 10.08 WIB. Hingga pukul 10.26 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Hartanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berlokasi pada koordinat 6,73 LS dan 106,54 BT. Episenter berada di darat, sekitar 26 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 6 kilometer.
Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kalapanunggal dan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, serta daerah sekitarnya. Menurut Hartanto, gempa dirasakan seperti getaran truk yang melintas ketika berada di dalam rumah.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Keterangan dari Posdalops BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Daeng Sutisna juga menyebutkan belum terdapat laporan dampak kerusakan maupun korban.
“Hasil pantauan di WAG P2BK sampai dengan pukul 11.00 WIB untuk wilayah kecamatan se-Kabupaten Sukabumi belum ada laporan kejadian dampak gempa tersebut. Situasi wilayah terpantau masih aman dan kondusif,” ujar Daeng.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG. ***Anton






