KABAR PAJAJARAN – Warga Inggris memburu kacamata gerhana Matahari menjelang fenomena langit pada Rabu (12/8/2026). Tingginya minat masyarakat membuat persediaan kacamata pelindung cepat habis di berbagai toko.
Warga tidak hanya mencari kacamata gerhana melalui toko daring. Mereka juga mendatangi toko fisik, bahkan toko roti di pusat kota London.
Seorang staf toko roti mengatakan warga membeli sekitar 100 kacamata hanya dalam satu pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Antusiasme tersebut muncul karena masyarakat ingin menyaksikan gerhana Matahari dengan aman. Namun, kelangkaan stok membuat warga harus mencari kacamata pelindung ke berbagai tempat.
Warga Inggris Berburu Kacamata Gerhana Matahari
Sejumlah toko daring mulai kehabisan kacamata gerhana Matahari. Produk yang masih tersedia juga menawarkan biaya pengiriman cepat dengan harga lebih mahal.
Sebagian warga akhirnya memilih mencari kacamata secara langsung. Mereka memanfaatkan Google dan media sosial untuk menemukan toko yang masih memiliki stok.
Informasi mengenai stok kacamata juga menyebar melalui WhatsApp, Reddit, Facebook, dan Instagram.
Salah satu saluran WhatsApp yang membagikan informasi stok bahkan menarik puluhan ribu pengikut dalam beberapa hari.
Warga saling berbagi informasi mengenai lokasi toko, jumlah stok, hingga waktu terbaik untuk datang.
Lily, 27 tahun, juga ikut berburu kacamata gerhana. Ia sebelumnya memesan kacamata melalui eBay, tetapi barang tersebut tidak tiba tepat waktu.
Lily kemudian meminta bantuan melalui Instagram. Sejumlah warga langsung merespons unggahannya karena mereka menghadapi masalah serupa.
Ia sempat berencana mendatangi sebuah toko yang mendapat kabar masih menjual kacamata gerhana. Namun, Lily membatalkan rencana tersebut setelah mengetahui ratusan orang juga ingin mengantre.
Beruntung, seorang temannya berhasil mendapatkan kacamata pada menit-menit terakhir.
Jangan Asal Membeli Kacamata Gerhana
Kelangkaan stok membuat masyarakat harus semakin berhati-hati. Pasalnya, sejumlah pihak dapat memanfaatkan tingginya permintaan untuk menjual kacamata palsu atau berkualitas rendah.
Badan Keamanan Kesehatan Inggris atau UK Health Security Agency (UKHSA) meminta masyarakat memeriksa produk sebelum membeli dan menggunakannya.
Masyarakat harus memastikan kacamata memiliki standar keselamatan internasional ISO 12312-2.
Selain itu, periksa kondisi lensa. Jangan gunakan kacamata jika lensa mengalami goresan, robekan, atau kerusakan.
UKHSA juga menyarankan masyarakat memakai kacamata baru. Hindari penggunaan kacamata lama yang tersimpan sejak gerhana Matahari 1999 jika kondisinya sudah tidak jelas.
Jika Anda tidak yakin dengan keamanan sebuah produk, jangan gunakan kacamata tersebut.
Pakar Ingatkan Bahaya Melihat Matahari
Pakar kesehatan mata mengingatkan masyarakat agar tidak menatap Matahari secara langsung.
Cahaya Matahari dapat merusak retina dalam waktu singkat. Kerusakan tersebut juga tidak selalu menimbulkan rasa sakit.
Royal College of Ophthalmologists menjelaskan bahwa retina tidak memiliki reseptor rasa sakit. Karena itu, seseorang bisa mengalami kerusakan mata tanpa menyadarinya.
Inggris mencatat sekitar 70 kasus gangguan penglihatan setelah gerhana Matahari 1999. Sebagian penderita mengaku hanya menatap Matahari kurang dari satu menit.
Data tersebut menunjukkan pentingnya perlindungan mata saat masyarakat menyaksikan gerhana.
Jangan Gunakan Teropong untuk Melihat Matahari
Masyarakat juga perlu berhati-hati ketika menggunakan alat optik.
Jangan melihat Matahari melalui teropong, teleskop, atau viewfinder kamera hanya dengan memakai kacamata gerhana.
Lensa alat optik dapat memperbesar intensitas cahaya Matahari. Kondisi tersebut dapat merusak kacamata pelindung dan membahayakan mata.
Gunakan filter Matahari khusus jika ingin mengamati gerhana melalui teleskop, kamera, atau teropong.
Dengan perlindungan yang tepat, masyarakat dapat menikmati gerhana Matahari tanpa mengorbankan kesehatan mata. ***(Ant)
Sumber Berita: BBC



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

