Kabar Pajajaran – Tim nasional Spanyol memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar di Dallas, Texas, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026) waktu setempat.
Kemenangan tersebut lahir secara dramatis melalui gol Mikel Merino pada menit ke-91. Gol itu sekaligus mengakhiri perlawanan Portugal dan menggagalkan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Hasil tersebut mengantarkan La Roja ke babak delapan besar untuk pertama kalinya dalam 16 tahun. Pada fase berikutnya, Spanyol akan menghadapi pemenang pertandingan antara Amerika Serikat dan Belgia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya, Portugal harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Kekalahan ini juga menjadi momen emosional karena pertandingan tersebut dipandang sebagai salah satu penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia.
Derbi Iberia Berlangsung Ketat Sejak Menit Awal
Laga bertajuk Derbi Iberia berlangsung seimbang sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim memilih bermain hati-hati sambil menunggu kesempatan menyerang.
Portugal beberapa kali mengancam melalui Cristiano Ronaldo dan João Félix. Namun, pertahanan Spanyol mampu meredam setiap peluang yang tercipta.
Di sisi lain, Spanyol juga menghadirkan ancaman lewat Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal, dan Álex Baena. Ketiganya bergantian menguji konsentrasi lini belakang Portugal.
Pertandingan semakin menarik berkat penampilan dua penjaga gawang. Diogo Costa dan Unai Simón tampil impresif sepanjang laga.
Costa beberapa kali menggagalkan peluang emas Spanyol. Sementara itu, Simón juga menunjukkan refleks yang sangat baik ketika menghadapi tekanan Portugal.
Berkat performa kedua kiper, skor tetap imbang tanpa gol hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Kedua tim tampak bersiap menghadapi babak perpanjangan waktu.
Mikel Merino Pecahkan Kebuntuan pada Menit Ke-91
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke extra time, Spanyol akhirnya menemukan celah di pertahanan Portugal.
Ferran Torres melepaskan umpan terobosan yang mengarah ke Mikel Merino. Gelandang Arsenal tersebut memanfaatkan peluang itu dengan tenang untuk menaklukkan Diogo Costa.
Gol pada menit ke-91 langsung mengubah suasana pertandingan. Para pemain Spanyol merayakan keunggulan yang datang pada momen sangat menentukan.
Portugal berusaha membalas dalam sisa waktu pertandingan. Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya meningkatkan tekanan demi mencari gol penyama kedudukan.
Namun, pertahanan Spanyol tetap disiplin hingga peluit panjang berbunyi. Skor 1-0 bertahan dan memastikan La Roja melangkah ke babak berikutnya.
Kontribusi Ferran Torres juga layak mendapat perhatian. Umpan matangnya menjadi awal terciptanya gol kemenangan yang dicetak Merino.
Spanyol Ukir Sejarah, Portugal Akhiri Perjalanan
Keberhasilan mengalahkan Portugal menjadi pencapaian penting bagi Spanyol. La Roja akhirnya kembali menembus babak perempat final Piala Dunia setelah penantian selama 16 tahun.
Selain efektif memanfaatkan peluang, Spanyol juga menunjukkan organisasi permainan yang solid sepanjang pertandingan. Tim asuhan Luis de la Fuente mampu menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Di sisi lain, Portugal harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari persaingan menuju gelar juara dunia. Meski gagal melangkah lebih jauh, mereka tetap memberikan perlawanan sengit kepada rival sesama Semenanjung Iberia.
Laga tersebut juga menjadi sorotan karena kemungkinan menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Kapten Portugal berusia 41 tahun itu sebelumnya telah menyatakan bahwa edisi 2026 merupakan turnamen Piala Dunia terakhir dalam karier internasionalnya.
Kemenangan dramatis atas Portugal menjadi modal berharga bagi Spanyol menghadapi perempat final. La Roja kini bersiap melanjutkan perjuangan menghadapi pemenang laga Amerika Serikat kontra Belgia demi menjaga asa meraih gelar juara dunia.
Gol Mikel Merino pada masa injury time sekaligus menegaskan bahwa ketenangan dan efektivitas tetap menjadi pembeda pada fase gugur. Ketika peluang sangat terbatas, satu momen mampu menentukan nasib sebuah tim di panggung terbesar sepak bola dunia.***(BePe)





