CIANJUR, KABAR PAJAJARAN – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kabupaten Cianjur saat Kirab Mahkota Binokasih digelar dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda, Rabu (6/5/2026) malam. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin langsung arak-arakan budaya bertema “Napak Tilas Padjadjaran” dengan menunggang kuda putih.
Kirab berlangsung meriah dari Lapang Prawatasari menuju Pendopo Bupati Cianjur dengan jarak sekitar empat kilometer. Warga terlihat memenuhi sisi jalan sejak sore hari untuk menyaksikan perjalanan pusaka bersejarah peninggalan Kerajaan Sunda tersebut.
Pemerintah daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan budaya itu. Setiap daerah menampilkan kesenian tradisional khas yang menambah semarak suasana kirab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan Mamanukan dari Tasikmalaya, Jajangkungan asal Karawang, hingga Tari Posong dari Cianjur menjadi perhatian masyarakat yang tetap bertahan menyaksikan acara hingga larut malam.
Dedi Soroti Kerusakan Lingkungan
Di hadapan masyarakat, Dedi Mulyadi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam di Jawa Barat. Ia menilai berbagai bencana yang terjadi belakangan tidak lepas dari kerusakan lingkungan dan tata ruang yang tidak terkendali.
Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah merevisi tata ruang agar pembangunan di daerah berjalan lebih terarah dan selaras.
“Ke depan hanya ada satu tata ruang yang menjadi acuan bersama antara provinsi, kota, dan kabupaten,” ujar Dedi usai kegiatan.
Ia menegaskan penataan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi alam sesuai filosofi Sunda, termasuk menjaga kawasan pegunungan, daerah resapan air, dan lahan pertanian.
Warga Antusias Sambut Mahkota Binokasih
Antusiasme masyarakat Cianjur terlihat sepanjang kirab berlangsung. Banyak warga rela menunggu berjam-jam demi melihat langsung Mahkota Binokasih dan pertunjukan budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Dedi Mulyadi bahkan menyebut penyelenggaraan kirab di Cianjur menjadi salah satu yang paling meriah selama perjalanan Mahkota Binokasih keliling Jawa Barat.
Sebelum tiba di Cianjur, kirab budaya tersebut lebih dulu singgah di Sumedang, Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut. Selanjutnya, Mahkota Binokasih akan melanjutkan perjalanan ke Bogor pada Jumat (8/5/2026).
Rencananya, kirab di Kota Bogor akan melintasi rute dari Kebun Raya Bogor menuju Batutulis. ***(Chq)






