Kirab Mahkota Binokasih Semarakkan Cianjur, Dedi Mulyadi Serukan Penataan Alam Jawa Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Milangkala Tatar Sunda (Humas Jabar)

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Milangkala Tatar Sunda (Humas Jabar)

CIANJUR, KABAR PAJAJARAN – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kabupaten Cianjur saat Kirab Mahkota Binokasih digelar dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda, Rabu (6/5/2026) malam. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin langsung arak-arakan budaya bertema “Napak Tilas Padjadjaran” dengan menunggang kuda putih.

Kirab berlangsung meriah dari Lapang Prawatasari menuju Pendopo Bupati Cianjur dengan jarak sekitar empat kilometer. Warga terlihat memenuhi sisi jalan sejak sore hari untuk menyaksikan perjalanan pusaka bersejarah peninggalan Kerajaan Sunda tersebut.

Pemerintah daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan budaya itu. Setiap daerah menampilkan kesenian tradisional khas yang menambah semarak suasana kirab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penampilan Mamanukan dari Tasikmalaya, Jajangkungan asal Karawang, hingga Tari Posong dari Cianjur menjadi perhatian masyarakat yang tetap bertahan menyaksikan acara hingga larut malam.

Dedi Soroti Kerusakan Lingkungan

Di hadapan masyarakat, Dedi Mulyadi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam di Jawa Barat. Ia menilai berbagai bencana yang terjadi belakangan tidak lepas dari kerusakan lingkungan dan tata ruang yang tidak terkendali.

Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah merevisi tata ruang agar pembangunan di daerah berjalan lebih terarah dan selaras.

“Ke depan hanya ada satu tata ruang yang menjadi acuan bersama antara provinsi, kota, dan kabupaten,” ujar Dedi usai kegiatan.

Ia menegaskan penataan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi alam sesuai filosofi Sunda, termasuk menjaga kawasan pegunungan, daerah resapan air, dan lahan pertanian.

Warga Antusias Sambut Mahkota Binokasih

Antusiasme masyarakat Cianjur terlihat sepanjang kirab berlangsung. Banyak warga rela menunggu berjam-jam demi melihat langsung Mahkota Binokasih dan pertunjukan budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi bahkan menyebut penyelenggaraan kirab di Cianjur menjadi salah satu yang paling meriah selama perjalanan Mahkota Binokasih keliling Jawa Barat.

Sebelum tiba di Cianjur, kirab budaya tersebut lebih dulu singgah di Sumedang, Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut. Selanjutnya, Mahkota Binokasih akan melanjutkan perjalanan ke Bogor pada Jumat (8/5/2026).

Rencananya, kirab di Kota Bogor akan melintasi rute dari Kebun Raya Bogor menuju Batutulis. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional
Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Juara Super League 2025/2026
Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
BMKG Prediksi Hujan Guyur Bandung dan Kota Besar di Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung

Senin, 25 Mei 2026 - 19:44 WIB

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol

Senin, 25 Mei 2026 - 07:35 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB