Filosofi Mahkota Binokasih Terungkap, Simbol Kasih Sayang dan Kearifan Sunda

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kirab budaya Mahkota Binokasih akan menjadi bagian utama peringatan Hari Tatar Sunda 2026 di Jawa Barat. Rangkaian kegiatan budaya berlangsung mulai 2 hingga 18 Mei dengan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Jabar. Foto: Humas Jabar

Kirab budaya Mahkota Binokasih akan menjadi bagian utama peringatan Hari Tatar Sunda 2026 di Jawa Barat. Rangkaian kegiatan budaya berlangsung mulai 2 hingga 18 Mei dengan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Jabar. Foto: Humas Jabar

Kabupaten Sumedang, Kabar Pajajaran – Kirab Mahkota Binokasih menjadi salah satu atraksi budaya yang paling menarik perhatian masyarakat dalam rangkaian Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026).

Mahkota peninggalan Kerajaan Sunda tersebut bukan sekadar benda bersejarah, tetapi juga menyimpan filosofi kehidupan yang mendalam dan sarat nilai adiluhung.

Radya Anom Karaton Sumedang Larang, Luky Djohari Soemawilaya, menjelaskan bahwa makna luhur Mahkota Binokasih tercermin dari nama maupun bentuknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Karnaval Binokasih Digelar Keliling Jabar, KDM Ingin Spirit Kesundaan Bangkit Kembali

Makna Kasih Sayang dalam Kehidupan

Mahkota itu memiliki nama lengkap Binokasih Sanghyang Pake.

Menurut Luky, kata “Binokasih” bermakna kasih sayang, sedangkan “Sanghyang Pake” berarti digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kasih sayang harus dijadikan sumber tindakan karena dari kasih sayang melahirkan nilai gotong royong, toleransi, musyawarah, adil dan bijaksana,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Simbol Filosofi Sunda Tritangtu

Selain nama, bentuk Mahkota Binokasih juga memiliki filosofi mendalam.

Mahkota tersebut terdiri dari tiga susunan yang merepresentasikan konsep Sunda Tritangtu, yakni nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh.

Konsep itu menggambarkan pentingnya saling berbagi ilmu, saling menyayangi, dan saling membimbing dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: KDM Pasang Harapan Besar ke Direksi Baru bjb, Susi Pudjiastuti Masuk Rekomendasi

Lambang Kesetiaan dan Ketulusan

Pada bagian hiasan mahkota terdapat ornamen bunga wijaya kusuma dan burung julang yang memiliki makna kesetiaan, ketulusan, serta kekuatan tekad.

“Filosofi yang terkandung dalam mahkota ini menyimpan pesan penting bagi kehidupan kita,” kata Luky.

Warisan Budaya untuk Generasi Muda

Melalui Kirab Mahkota Binokasih, nilai-nilai budaya dan filosofi luhur peninggalan Kerajaan Sunda diharapkan dapat terus dikenalkan kepada masyarakat dan diwariskan lintas generasi.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Sunda sekaligus memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan sejarah daerah.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Polisi Periksa 10 Saksi dan Telusuri Asal Api
Gempa M 3,2 Guncang Bogor Sabtu Pagi, Getaran Terasa di Pamijahan dan Leuwiliang
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Polisi Periksa 10 Saksi dan Telusuri Asal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gempa M 3,2 Guncang Bogor Sabtu Pagi, Getaran Terasa di Pamijahan dan Leuwiliang

Berita Terbaru